Sisipublik.com – VinFast mencetak tonggak penting melalui produksi 1 juta e-motorcycle yang ditandai keluarnya satu unit VinFast Feliz II berwarna merah dari fasilitas produksi di Hai Phong, Vietnam. Pencapaian ini memperlihatkan perkembangan perusahaan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Kurang dari delapan tahun sejak memperkenalkan model Klara pada 2018, VinFast berhasil memperluas portofolio produk sekaligus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara.
Selain meningkatkan kapasitas produksi, VinFast terus mengembangkan teknologi baterai, pilihan kepemilikan kendaraan, hingga infrastruktur pendukung. Langkah tersebut memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan solusi mobilitas yang lebih praktis, efisien, dan ramah lingkungan.
Produksi 1 Juta E-Motorcycle Jadi Bukti Perkembangan Ekosistem
Produksi 1 juta e-motorcycle tidak sekadar menunjukkan kemampuan manufaktur VinFast. Capaian ini juga menegaskan bahwa teknologi dan ekosistem kendaraan listrik yang dikembangkan telah digunakan oleh jutaan pelanggan dalam aktivitas sehari-hari.
Selanjutnya, perusahaan memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mempercepat transformasi transportasi yang lebih berkelanjutan di Vietnam. Kesuksesan itu kemudian menjadi modal penting untuk memperluas pasar ke berbagai negara, termasuk Indonesia yang memiliki populasi pengguna sepeda motor sangat besar.
Kehadiran VinFast di Indonesia memperlihatkan kesiapan perusahaan menghadirkan teknologi yang telah teruji sekaligus membangun ekosistem kendaraan listrik dalam jangka panjang.
Portofolio Produk Terus Berkembang
VinFast Feliz II menjadi model ke-1 juta yang keluar dari jalur produksi. Motor listrik ini menawarkan desain modern, performa praktis, dan sistem baterai yang dapat dilepas sehingga memudahkan proses pengisian daya.
Sementara itu, VinFast kini memiliki hampir 15 lini produk dengan lebih dari 30 varian. Beragam model tersebut menyasar berbagai segmen, mulai dari pelajar, pengguna harian di perkotaan, hingga konsumen premium yang membutuhkan performa lebih tinggi serta teknologi lebih lengkap.
Strategi tersebut membuat VinFast mampu menghadirkan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan setiap kelompok pengguna sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu merek kendaraan listrik terkemuka di Vietnam.
Teknologi Baterai Terus Mengalami Penyempurnaan
VinFast juga mengembangkan teknologi baterai secara berkelanjutan. Perusahaan beralih dari baterai timbal asam menuju baterai lithium iron phosphate (LFP) yang menawarkan tingkat keamanan lebih baik, umur pakai lebih panjang, serta daya tahan tinggi.
Di sisi lain, VinFast menghadirkan sistem baterai permanen maupun baterai lepas pasang. Pengguna dapat mengisi daya di rumah atau memanfaatkan layanan penukaran baterai pada stasiun yang tersedia.
Pendekatan tersebut membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat mengenai proses pengisian daya kendaraan listrik sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar dalam penggunaan sehari-hari.
Indonesia Menjadi Pasar Strategis
Berbekal pengalaman di Vietnam, VinFast mulai menghadirkan tiga model e-motorcycle di Indonesia, yakni VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.
Ketiganya dikembangkan berdasarkan pengalaman melayani jutaan pengguna serta disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Evo menyasar mobilitas harian, Feliz II menawarkan keseimbangan kenyamanan dan efisiensi, sedangkan Viper hadir dengan karakter sporty dan teknologi lebih modern.
VinFast Viper membawa berbagai fitur pintar seperti Smart Key untuk pelacakan kendaraan, pencarian jarak jauh, hingga remote activation. Selain itu, motor ini menggunakan layar TFT, lampu projector, serta suspensi belakang ganda yang mendukung kenyamanan berkendara.
Ketiga model tersebut menggunakan motor BLDC in-hub berdaya maksimum 5.200 watt. Viper dan Feliz II mampu melaju hingga 90 kilometer per jam, sedangkan Evo mencapai kecepatan maksimum 80 kilometer per jam.
Solusi Baterai Fleksibel Permudah Pengguna
VinFast melengkapi seluruh model dengan dua kompartemen baterai di bawah jok. Desain tersebut memudahkan proses pelepasan maupun penukaran baterai.
Teknologi baterai LFP memungkinkan VinFast Evo menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam kondisi standar. Sementara itu, Feliz II dan Viper memiliki jarak tempuh hingga 145 kilometer.
Selain membeli baterai, konsumen juga dapat memilih layanan berlangganan. VinFast menetapkan biaya sewa Rp84.000 per baterai setiap bulan, sedangkan biaya penukaran baterai sebesar Rp6.000 untuk setiap kali penukaran.
Skema tersebut memberi keleluasaan kepada pengguna dalam mengatur biaya operasional kendaraan sekaligus mendukung percepatan penggunaan sepeda motor listrik.
Perluas Infrastruktur Bersama V-Green
VinFast menggandeng V-Green untuk memperluas jaringan stasiun pengisian daya dan penukaran baterai di Indonesia. Kehadiran infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung pengalaman kepemilikan kendaraan listrik.
Selain itu, perusahaan menyediakan program tukar baterai gratis selama satu tahun di stasiun publik V-Green dengan batas maksimal 20 kali penukaran per bulan untuk setiap kendaraan.
VinFast juga memberikan garansi kendaraan dan baterai selama empat tahun atau 60.000 kilometer. Perusahaan menambahkan perpanjangan garansi selama dua tahun atau hingga 12.000 kilometer sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pengembangan produk, teknologi baterai, layanan purnajual, serta perluasan infrastruktur, VinFast terus memperkuat langkah menghadirkan mobilitas listrik yang lebih mudah diakses. Strategi tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik sekaligus mendukung terciptanya transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara. (j/*)










Komentar