Pelestarian Warisan Sejarah Bung Hatta Diperkuat Menbud Bersama Keluarga Proklamator

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersilaturahmi dengan keluarga Bung Hatta di Menteng, Jakarta, menjelang peringatan Kemerdekaan RI ke-81 (foto: Kementerian Kebudayaan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersilaturahmi dengan keluarga Bung Hatta di Menteng, Jakarta, menjelang peringatan Kemerdekaan RI ke-81 (foto: Kementerian Kebudayaan)

Sisipublik.com – Jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersilaturahmi dengan keluarga Bung Hatta di Menteng, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas pelestarian warisan sejarah Bung Hatta serta upaya mengenalkan kembali perjuangan sang proklamator kepada generasi muda.

Dalam kunjungan itu, Fadli Zon bertemu Meutia Farida Hatta dan Halida Nuriah Hatta. Kediaman tersebut memiliki nilai sejarah karena Bung Hatta menempatinya sebagai rumah tinggal sejak 1942 hingga 1980.

Selain itu, pertemuan berlangsung dalam rangka memperingati 124 tahun kelahiran Bung Hatta yang jatuh pada 12 Agustus 1902. Fadli Zon mengatakan, pelestarian warisan sejarah Bung Hatta menjadi bagian penting dalam menjaga ingatan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan.

“Kita membicarakan terutama masih dalam suasana menjelang peringatan proklamasi kemerdekaan ke-81. Sosok Bung Hatta merupakan sosok dwi tunggal dengan Bung Karno sebagai proklamator,” ungkap Menteri Kebudayaan.

Pelestarian Warisan Sejarah Bung Hatta

Selanjutnya, Kementerian Kebudayaan menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat pelestarian berbagai peninggalan sejarah yang berkaitan dengan Bung Hatta. Salah satunya melalui revitalisasi rumah pengasingan atau bekas rumah tahanan Bung Hatta dan Sutan Sjahrir di Sukabumi.

Bangunan yang berada di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi, tersebut akan dikembangkan sebagai Museum Rumah Pengasingan Hatta dan Sjahrir. Langkah itu bertujuan memperkuat pemanfaatan situs sejarah sebagai ruang edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Garut International Kite Festival 2026 Hadirkan Peserta dari 13 Negara, Langit Tepas Papandayan Penuh Warna

Pada kesempatan yang sama, Menbud juga mendorong penetapan vila peristirahatan Bung Hatta di Megamendung sebagai Cagar Budaya Nasional. Upaya tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap berbagai tempat yang memiliki hubungan dengan perjalanan sejarah dan perjuangan Bung Hatta.

Tidak hanya melalui museum dan pelestarian situs, Kementerian Kebudayaan juga merancang film tentang Bung Hatta. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan film sejarah dan perjuangan di tengah pertumbuhan industri perfilman nasional.

Menurut Fadli Zon, generasi muda perlu mengenal perjalanan hidup serta perjuangan Bung Hatta. Karena itu, Kementerian Kebudayaan ingin membangun sinergi dengan keluarga para proklamator, pahlawan nasional, dan perintis kemerdekaan.

“Salah satunya adalah tentang Bung Hatta dan juga tentu saja banyak hal lain yang terkait dengan perjuangan Bung Hatta yang perlu diketahui oleh generasi muda,” jelasnya.

Menjaga Keteladanan Tokoh Perjuangan

Lebih lanjut, Fadli Zon menilai pengenalan terhadap tokoh-tokoh yang berjasa bagi bangsa tidak sekadar menjaga ingatan sejarah. Menurut dia, kisah perjuangan para tokoh juga dapat menghadirkan nilai keteladanan bagi generasi muda.

Baca Juga :  Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

“Kita berharap bersinergi dengan keluarga dari proklamator, pahlawan nasional, perintis kemerdekaan, termasuk sosok-sosok yang sangat berjasa bagi kepentingan bangsa negara ini, selain dikenal oleh generasi muda, juga menjadi contoh keteladanan yang luar biasa pengorbanan dan perjuangannya,” lanjut Menbud.

Selain itu, Menteri Kebudayaan menyampaikan rencana pembangunan replika Rumah Proklamasi. Pemerintah nantinya akan memanfaatkan replika tersebut sebagai Museum Proklamasi. Kepada keluarga Bung Hatta, Fadli Zon menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan menempatkan replika Rumah Proklamasi di lokasi aslinya. Saat ini, lokasi tersebut menjadi tugu petir. Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon turut didampingi Direktur Film, Musik, dan Seni Irini Dewi Wanti serta Direktur Sejarah dan Permuseuman Endah Budi Heryani.

Berbagai langkah itu memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap peninggalan, situs, dan narasi sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Bung Hatta. Melalui museum, pelestarian cagar budaya, revitalisasi situs bersejarah, dan film sejarah, pemerintah berharap generasi muda semakin mengenal perjalanan para pendiri bangsa.

Kunjungan tersebut sekaligus mempererat silaturahmi Menteri Kebudayaan dengan keluarga Bung Hatta. Pertemuan itu juga menjadi ruang untuk membahas berbagai langkah mengenalkan dan menjaga warisan sejarah Bung Hatta bagi generasi penerus.

Berita Terkait

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda
Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura
Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global
Michelin Keys 2026 Bertambah, 47 Hotel Indonesia Raih Pengakuan Global
Perluas Pasar Jepang, Kemenpar Dorong Wisatawan Jelajahi Destinasi di Luar Bali
Event by Indonesia Catat Dampak Ekonomi Rp1,09 Triliun, Konser Internasional Jadi Penggerak Pariwisata
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka

Selasa, 29 September 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global

Berita Terbaru