Sisipublik.com – Taman Safari Indonesia (TSI) resmi memperkenalkan Rio kepada pengunjung pada Senin (1/6/2026). Rio merupakan anak giant panda pertama yang lahir di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam upaya program pelestarian satwa.
TSI membuka akses publik setelah tim Life Science dan Veteriner bersama ahli dari China Conservation and Research Centre for the Giant Panda (CCRCGP) menyatakan Rio memenuhi standar perkembangan fisik dan perilaku yang di butuhkan.
Rio lahir pada 27 November 2025 dengan berat sekitar 200 gram. Kini, anak giant panda jantan tersebut tumbuh sehat dengan berat lebih dari 11 kilogram.
Menurut TSI, Rio sudah mampu berjalan mandiri, aktif berinteraksi dengan induknya, Hu Chun, serta mulai mengonsumsi rebung sebagai bagian dari tahapan perkembangan nutrisi yang dipantau secara profesional.
TSI menerapkan proses pengenalan secara bertahap dengan durasi kunjungan yang terkontrol. Langkah ini bertujuan menjaga kenyamanan, kesehatan, dan proses adaptasi Rio sesuai standar kesejahteraan satwa internasional.
Kelahiran Rio menjadi pencapaian penting bagi program konservasi giant panda. Saat ini, Rio tercatat sebagai satu-satunya anak giant panda yang lahir di luar Tiongkok dalam tiga tahun terakhir. Kehadirannya sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama konservasi giant panda di tingkat global. (j/*)










Komentar