Tips Mengisi Daya Mobil Listrik agar Lebih Efisien dan Mendukung Kinerja Baterai

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tips Mengisi Daya Mobil Listrik agar Lebih Efisien dan Mendukung Kinerja Baterai (foto: arista)

Tips Mengisi Daya Mobil Listrik agar Lebih Efisien dan Mendukung Kinerja Baterai (foto: arista)

Sisipublik.com – Penggunaan mobil listrik di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah. Seiring perkembangan tersebut, pemilik kendaraan listrik juga perlu memahami pola pengisian daya yang tepat agar penggunaan baterai tetap bekerja dengan baik.

Banyak pengguna masih menganggap baterai mobil listrik harus selalu terisi penuh hingga 100 persen setiap kali melakukan pengisian daya. Padahal, praktik tersebut tidak selalu di perlukan, terutama untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Wakil Ketua Umum Bidang Humas dan Edukasi Periklindo, Achmad Rofiqi, menjelaskan bahwa mobil listrik memiliki karakteristik berbeda di banding kendaraan berbahan bakar konvensional. Karena itu, pengguna perlu memahami cara pengisian daya yang lebih efisien.

Baca Juga :  Motor Listrik Terobos Banjir Terlalu Sering? Kenali Gejala yang Bisa Muncul Sebelum Kerusakan Membesar

Menurut Rofiqi, rentang pengisian baterai yang lebih ideal saat menggunakan SPKLU berada pada level 20 persen hingga 80 persen. Pada kisaran tersebut, baterai mampu menerima daya lebih efisien sehingga waktu pengisian menjadi lebih singkat.

Ketika kapasitas baterai melewati 80 persen, sistem pengelolaan baterai akan menyesuaikan laju pengisian untuk mendukung kinerja dan sistem perlindungan baterai. Kondisi ini membuat proses pengisian menuju 100 persen membutuhkan waktu lebih lama di bandingkan tahap sebelumnya.

Baca Juga :  Taman Nasional Wasur Jadi Ikon Wisata Papua Selatan, Promosi Destinasi Kelas Dunia Tarik Perhatian di Jakarta

Pengguna tidak perlu selalu mengisi daya hingga penuh jika kendaraan hanya di gunakan untuk aktivitas harian atau perjalanan jarak menengah.

Mengakhiri pengisian pada level sekitar 80 persen di nilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Selain menghemat waktu di SPKLU, langkah ini juga dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan kendaraan karena pengemudi dapat segera melanjutkan perjalanan.

Pemahaman mengenai pola pengisian daya yang tepat menjadi faktor penting untuk mendukung kenyamanan, efisiensi, dan performa kendaraan dalam penggunaan sehari-hari. (j/*)

Berita Terkait

Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah
Dual Monitor Bantu Pangkas Perpindahan Jendela Saat Kerja di Laptop dan PC
MacBook Sleep atau Shutdown? Ini Pilihan yang Tepat Berdasarkan Situasi
Riset Jadi Cerita, BRIN Ubah Pengetahuan Ilmiah agar Lebih Dekat dengan Anak
Cara Bersihkan Layar HP agar Tetap Bersih dan Minim Risiko Goresan
Cara Download Aplikasi agar Smartphone Terhindar dari Malware
Kirim Foto Android ke iPhone Tanpa Buram, Manfaatkan RCS hingga Quick Share
BRIN Dorong Eco Hex Brick Jadi Solusi Ganda untuk Limbah Plastik dan Abrasi Pesisir
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dual Monitor Bantu Pangkas Perpindahan Jendela Saat Kerja di Laptop dan PC

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MacBook Sleep atau Shutdown? Ini Pilihan yang Tepat Berdasarkan Situasi

Jumat, 25 September 2026 - 15:00 WIB

Riset Jadi Cerita, BRIN Ubah Pengetahuan Ilmiah agar Lebih Dekat dengan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 07:00 WIB

Cara Bersihkan Layar HP agar Tetap Bersih dan Minim Risiko Goresan

Berita Terbaru