Komdigi Perluas Spektrum Frekuensi, Kapasitas Jaringan Seluler Nasional Berpotensi Naik Signifikan

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi Perluas Spektrum Frekuensi, Kapasitas Jaringan Seluler Nasional Berpotensi Naik Signifikan (foto: IST)

Komdigi Perluas Spektrum Frekuensi, Kapasitas Jaringan Seluler Nasional Berpotensi Naik Signifikan (foto: IST)

Sisipublik.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan peningkatan kapasitas jaringan seluler nasional melalui penambahan pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Langkah ini berpotensi meningkatkan total bandwidth jaringan bergerak seluler Indonesia dari 452 MHz menjadi 712 MHz.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, menjelaskan bahwa saat ini layanan seluler di Indonesia memanfaatkan lima pita frekuensi utama, yaitu 800 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz. Seluruh spektrum tersebut mendukung layanan data yang di gunakan masyarakat melalui jaringan 4G.

Menurut Wayan, tambahan pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang saat ini memasuki tahap seleksi. Dengan begitu, operator telekomunikasi dapat menghadirkan layanan yang lebih optimal bagi pengguna.

Baca Juga :  Pelatihan Kerja Bersertifikat Jadi Fokus Pemkot Bandung untuk Perluas Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran

Peningkatan kapasitas jaringan juga mendapat dukungan dari pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz dengan bandwidth 80 MHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) berbasis teknologi 5G. Pemenang seleksi pita frekuensi tersebut telah mulai menghadirkan layanan komersial pada 2026.

Komdigi juga menetapkan kewajiban perluasan cakupan layanan 5G bagi pemenang seleksi frekuensi 2,6 GHz. Operator yang memperoleh izin harus menghadirkan layanan 5G dengan jangkauan minimal 50 persen populasi pada tahun keempat masa berlaku izin frekuensi.

Untuk mempercepat transformasi digital nasional, pemerintah tidak hanya menambah spektrum frekuensi. Komdigi juga mendorong efisiensi biaya regulasi di sektor telekomunikasi serta memperluas pemerataan infrastruktur jaringan agar kualitas layanan semakin baik.

Baca Juga :  Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, ESDM Beberkan Faktor Global yang Mendorong Penyesuaian

Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat jaringan tulang punggung berbasis serat optik di daratan maupun kabel bawah laut. Upaya tersebut melibatkan operator telekomunikasi, kementerian terkait, serta pemerintah daerah guna mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan infrastruktur dan konektivitas digital.

Komdigi juga mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur pasif seperti menara telekomunikasi, tiang jaringan, dan sistem ducting melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah tersebut di harapkan mampu meningkatkan efisiensi pembangunan jaringan sekaligus memperluas akses layanan digital di seluruh Indonesia. (j/*)

Berita Terkait

Daur Ulang Limbah Panel Surya, BRIN Kembangkan Teknologi Pemulihan Silikon
Cek Garansi iPhone Sebelum Membeli, Ini Cara Memastikan Status Perlindungannya
Cara Cek WiFi Rumah Dipakai Orang Lain dan Memblokir Perangkat Asing
Teknologi PVT BRIN Manfaatkan Panas Panel Surya untuk Pengeringan Hasil Panen
Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah
Dual Monitor Bantu Pangkas Perpindahan Jendela Saat Kerja di Laptop dan PC
MacBook Sleep atau Shutdown? Ini Pilihan yang Tepat Berdasarkan Situasi
Riset Jadi Cerita, BRIN Ubah Pengetahuan Ilmiah agar Lebih Dekat dengan Anak
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Daur Ulang Limbah Panel Surya, BRIN Kembangkan Teknologi Pemulihan Silikon

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Cek Garansi iPhone Sebelum Membeli, Ini Cara Memastikan Status Perlindungannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek WiFi Rumah Dipakai Orang Lain dan Memblokir Perangkat Asing

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Teknologi PVT BRIN Manfaatkan Panas Panel Surya untuk Pengeringan Hasil Panen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Biogas dari Kotoran Sapi Bantu Warga Manokwari Selatan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah

Berita Terbaru