Sisipublik.com – Event by Indonesia mencatat dampak ekonomi yang cukup besar bagi ekosistem pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata menyebut 105 event yang memperoleh dukungan program tersebut sepanjang Januari–Juli 2026 melibatkan jutaan pengunjung, ribuan UMKM, serta pekerja seni dan komunitas.
Program tersebut mencakup berbagai jenis kegiatan, mulai dari event nasional dan internasional hingga Karisma Event Nusantara (KEN) serta kegiatan MICE. Karena itu, pemerintah melihat penyelenggaraan event bukan hanya sebagai agenda hiburan, tetapi juga sebagai salah satu instrumen untuk menggerakkan aktivitas ekonomi di destinasi.
Event by Indonesia Libatkan 6,47 Juta Pengunjung
Event by Indonesia mendapat dukungan pemerintah karena kegiatan yang masuk dalam program tersebut memiliki keterkaitan dengan pergerakan wisatawan dan ekonomi lokal. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Kementerian Pariwisata mendukung 105 event yang terdiri atas 18 event nasional, 10 event internasional, 61 KEN, 14 MICE, dan dua event daerah lainnya.
Berdasarkan kajian dampak Kementerian Pariwisata, rangkaian kegiatan tersebut menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung. Selain itu, lebih dari 11 ribu UMKM serta lebih dari 184 ribu pekerja seni dan komunitas ikut terlibat.
Dari aktivitas tersebut, pemerintah memperkirakan perputaran uang mencapai Rp1,09 triliun. Angka itu menunjukkan bahwa dampak sebuah event dapat menjangkau berbagai pelaku ekonomi, tidak hanya penyelenggara dan penampil.
Konser Musik Internasional Perluas Rantai Ekonomi Pariwisata
Konser musik internasional menjadi salah satu bagian dari strategi tersebut. Kementerian Pariwisata menilai kedatangan musisi dan penonton dari berbagai daerah maupun negara dapat menciptakan aktivitas ekonomi pada sejumlah sektor.
Pengeluaran wisatawan dan penonton dapat mengalir ke tiket, akomodasi, transportasi, kuliner, serta berbagai layanan pendukung penyelenggaraan konser. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak berhenti di lokasi pertunjukan, tetapi dapat menyebar ke sektor usaha di sekitarnya.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pemerintah ingin penyelenggaraan event mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurut dia, konser internasional dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi event.
Andrea Bocelli dan BTS Masuk Dukungan Event 2026
Kementerian Pariwisata juga memberikan dukungan terhadap konser Andrea Bocelli dan BTS yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian dari program Event by Indonesia untuk memperkuat penyelenggaraan event berskala internasional.
Selain mendatangkan penonton, agenda musik berskala besar juga membuka ruang bagi pelaku usaha dan pekerja kreatif untuk terlibat dalam rantai penyelenggaraan. Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku industri, komunitas, dan sektor usaha.
Kementerian Pariwisata berharap pengembangan ekosistem event dapat melengkapi daya tarik Indonesia yang selama ini bertumpu pada kekayaan alam dan budaya. Melalui agenda berskala nasional hingga internasional, pemerintah ingin memperluas pilihan pengalaman wisata sekaligus meningkatkan eksposur Indonesia di pasar global.










Komentar