Menpar: Pertumbuhan Pariwisata Butuh SDM Kritis dan Berintegritas

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menghadiri Wisuda Poltekpar NHI Bandung Tahun 2026 di Bandung (foto: kementerian pariwisata)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menghadiri Wisuda Poltekpar NHI Bandung Tahun 2026 di Bandung (foto: kementerian pariwisata)

Sisipublik.com – Menpar mendorong lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung memperkuat kemampuan berpikir kritis, beradaptasi dengan teknologi, dan menjaga integritas seiring pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri Wisuda Poltekpar NHI Bandung Tahun 2026 di Bandung, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 603 mahasiswa resmi menyandang status lulusan dalam prosesi tersebut.

Menpar Tekankan Kesiapan SDM Pariwisata

Menpar menilai perubahan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan dan transformasi digital, telah mengubah perilaku wisatawan. Perubahan itu mencakup cara wisatawan mencari informasi, merencanakan perjalanan, memilih destinasi, hingga membagikan pengalaman.

Karena itu, lulusan pariwisata tidak cukup hanya menguasai keterampilan teknis. Mereka juga perlu membaca perubahan, berpikir kritis, beradaptasi, serta menjaga karakter dan identitas Indonesia.

“Generasi pariwisata Indonesia harus mampu menguasai teknologi, berpikir kritis, menjaga integritas, memahami perubahan global, dan tetap berakar pada karakter serta identitas Indonesia,” kata Widiyanti.

Tema wisuda tahun ini, “Roots to Horizon: Cultivating Future Tourism”, turut menekankan kebutuhan tersebut. Tema itu menggambarkan pentingnya menyiapkan SDM yang mampu menghadapi masa depan tanpa meninggalkan nilai dan identitas bangsa.

Baca Juga :  Festival Golo Koe 2026 Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya dan Masyarakat Labuan Bajo

Pertumbuhan Wisman Perkuat Kebutuhan SDM Berkualitas

Kebutuhan terhadap SDM pariwisata yang kompeten semakin penting ketika sektor tersebut menunjukkan pertumbuhan. Data Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 8,98 juta kunjungan sepanjang Januari–Juli 2026.

Angka itu tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 dan menjadi capaian tertinggi sejak 2020.

Pertumbuhan kunjungan tersebut membuka peluang lebih besar bagi sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga profesional yang mampu memberikan pelayanan dan pengalaman berkualitas kepada wisatawan.

Selain itu, pemerintah mengarahkan pengembangan pariwisata pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Pendekatan tersebut mencakup peningkatan kualitas destinasi, penguatan masyarakat lokal, pelestarian alam dan budaya, serta pengembangan produk dan pengalaman wisata.

Dengan arah tersebut, lulusan pendidikan pariwisata memiliki ruang untuk mengambil peran sebagai profesional, wirausaha, pemimpin, maupun inovator.

Baca Juga :  Wisata Religi Indonesia-Uzbekistan Disiapkan Jadi Pintu Masuk Konektivitas dan Ekonomi

Poltekpar NHI Bandung Bekali Lulusan Hadapi Perubahan

Direktur Poltekpar NHI Bandung Anwari Masatip mengatakan lulusan tidak hanya perlu siap memasuki dunia kerja. Mereka juga perlu mampu menciptakan perubahan, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Anwari meminta para lulusan tetap membawa nilai yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan. Nilai tersebut menjadi bekal ketika mereka menghadapi tantangan sekaligus peluang baru di sektor pariwisata.

Wisuda 2026 kemudian menjadi titik awal bagi 603 lulusan untuk menerapkan kompetensi yang mereka peroleh di tengah kebutuhan industri pariwisata yang terus berubah.

Dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan dan percepatan transformasi digital, kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan perkembangan pariwisata tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohamad Paham.

Berita Terkait

Wastra Jadi Pintu Masuk Promosi Destinasi Wisata Nusantara di Jakarta
GATF 2026 Dorong Wisata Domestik di Tengah Pertumbuhan Perjalanan Wisnus
Museum Le Mayeur Hadapi Tantangan Konservasi, Promosi Koleksi Jadi Perhatian
Wisata Selam Maratua Dibidik untuk Perluas Pasar Malaysia dan Singapura
Labuan Bajo Tetap Terbuka, Akses Wisata Kembali Berjalan Pascagempa Flores
Bromo Kembali Dibuka, Pemulihan Wisata Berjalan dengan Tanggung Jawab Konservasi
Pelestarian Warisan Sejarah Bung Hatta Diperkuat Menbud Bersama Keluarga Proklamator
Festival Golo Koe 2026 Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya dan Masyarakat Labuan Bajo
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:00 WIB

Menpar: Pertumbuhan Pariwisata Butuh SDM Kritis dan Berintegritas

Sabtu, 5 September 2026 - 13:00 WIB

Wastra Jadi Pintu Masuk Promosi Destinasi Wisata Nusantara di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 08:00 WIB

GATF 2026 Dorong Wisata Domestik di Tengah Pertumbuhan Perjalanan Wisnus

Selasa, 1 September 2026 - 14:00 WIB

Museum Le Mayeur Hadapi Tantangan Konservasi, Promosi Koleksi Jadi Perhatian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Wisata Selam Maratua Dibidik untuk Perluas Pasar Malaysia dan Singapura

Berita Terbaru