Politik Nonblok Indonesia Ditegaskan Prabowo di Tengah Perubahan Peta Global

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University, Vladivostok, Rusia

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University, Vladivostok, Rusia

Sisipublik.com – Politik nonblok Indonesia kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Indonesia memilih menjaga hubungan terbuka dengan berbagai kekuatan dunia tanpa masuk ke dalam aliansi militer.

Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin. Forum tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, dan berbagai pemangku kepentingan dari Rusia serta negara lain.

Politik Nonblok Indonesia Tetap Terbuka untuk Semua Negara

Dalam forum itu, Prabowo menjelaskan bahwa keterbukaan Indonesia terhadap berbagai negara berjalan seiring dengan kebijakan nonblok yang telah menjadi bagian dari arah politik luar negeri selama puluhan tahun.

Presiden menegaskan Indonesia tidak bergabung dengan aliansi militer mana pun. Pada saat yang sama, pemerintah tetap membuka peluang hubungan dan kerja sama dengan seluruh kekuatan besar.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak ingin menempatkan hubungan dengan satu negara sebagai bagian dari upaya menghadapi negara atau kelompok lain. Pemerintah justru mengedepankan perlakuan yang setara bagi mitra yang ingin membangun kerja sama dengan Indonesia.

Di bidang ekonomi, pendekatan itu juga berlaku. Indonesia menawarkan hubungan perdagangan yang adil dan ingin memperluas kerja sama dengan berbagai negara tanpa menjadikan persaingan geopolitik sebagai penghalang.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, ESA Siarkan Fenomena Langit dari Spanyol

Indonesia Pilih Kerja Sama di Tengah Rivalitas Global

Selain mempertahankan politik nonblok, Prabowo membawa pesan mengenai pentingnya membangun hubungan ekonomi yang lebih luas. Dalam pidatonya di EEF, ia menilai posisi geografis Indonesia di antara Samudra Hindia dan Pasifik membuka peluang untuk memperkuat hubungan dengan Rusia serta kawasan Eurasia.

Prabowo juga menilai Samudra Pasifik tidak semestinya menjadi batas yang memisahkan Indonesia dan Rusia. Sebaliknya, kawasan tersebut dapat menjadi jalur yang menghubungkan kedua perekonomian.

Pendekatan itu sejalan dengan upaya pemerintah memperbesar perdagangan dan investasi. Dalam forum yang sama, Prabowo menyebut nilai perdagangan Indonesia-Rusia pada 2025 mendekati 5 miliar dolar AS, naik 21,7 persen dibandingkan 2024. Ia juga mendorong peningkatan perdagangan melalui implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU).

Dengan demikian, kerja sama Indonesia-Rusia tidak hanya berlangsung pada ranah diplomatik. Pemerintah juga melihat hubungan ekonomi sebagai salah satu instrumen untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan manfaat kerja sama bagi masyarakat.

Putin Soroti Bobot Indonesia di Dunia

Sementara itu, Putin menyoroti posisi Indonesia dalam dinamika global. Menurutnya, Indonesia memiliki ukuran ekonomi, populasi, dan posisi strategis yang membuat kebijakan negara tersebut perlu diperhitungkan dalam berbagai perkembangan dunia.

Baca Juga :  Persib Bandung Raih Apresiasi dari Presiden FIFA Setelah Menjadi Juara Super League 2025/2026

Putin secara khusus menyebut Indonesia sebagai salah satu negara terbesar di dunia dan negara dengan populasi Muslim terbesar. Ia menilai perkembangan politik maupun ekonomi di berbagai kawasan perlu mempertimbangkan posisi Indonesia.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia tidak hanya dipandang sebagai mitra bilateral Rusia. Putin menilai posisi Indonesia penting bagi Rusia, khususnya dalam hubungan ekonomi dan perkembangan kawasan Asia Pasifik

Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok pun memperkuat intensitas hubungan kedua negara. Keduanya melakukan pertemuan bilateral dalam format working lunch di sela-sela EEF ke-11. Putin menyebut komunikasi langsung kedua pemimpin mencerminkan sifat strategis hubungan Rusia dan Indonesia.

Pada akhirnya, pesan Prabowo di Vladivostok menempatkan politik nonblok Indonesia bukan sebagai sikap menjauh dari kekuatan dunia, melainkan sebagai ruang untuk menjaga independensi sekaligus memperluas kerja sama. Indonesia berupaya mempertahankan kebebasan menentukan kepentingan nasional sambil membangun hubungan ekonomi dan diplomatik dengan sebanyak mungkin mitra.

Berita Terkait

Keamanan Jemaah Umrah Indonesia Jadi Prioritas, Kemenhaj Perketat Pemantauan di Tengah Konflik Timur Tengah
Karya Tari UIN Salatiga Bawa Tradisi Nusantara ke Panggung Internasional
Kerja Sama Akademik Kemenag-University of Münster Diperluas ke Pendidikan dan Riset Islam
Museum Mesir Jadi Rujukan Fadli Zon untuk Mengembangkan Ekonomi Budaya Indonesia
Pasar Yacht Tumbuh, Indonesia Buka Peluang Investasi Marina di Monako
Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Dunia Lewat Kerja Sama BRICS
Wisata Religi Indonesia-Uzbekistan Disiapkan Jadi Pintu Masuk Konektivitas dan Ekonomi
Potensi Pasar Wisata Pune Menguat, Kemenpar Catat Transaksi Rp12,8 Miliar
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Keamanan Jemaah Umrah Indonesia Jadi Prioritas, Kemenhaj Perketat Pemantauan di Tengah Konflik Timur Tengah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Karya Tari UIN Salatiga Bawa Tradisi Nusantara ke Panggung Internasional

Minggu, 27 September 2026 - 06:00 WIB

Kerja Sama Akademik Kemenag-University of Münster Diperluas ke Pendidikan dan Riset Islam

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Museum Mesir Jadi Rujukan Fadli Zon untuk Mengembangkan Ekonomi Budaya Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Pasar Yacht Tumbuh, Indonesia Buka Peluang Investasi Marina di Monako

Berita Terbaru