CKG Banten Tembus 5,9 Juta Peserta, Kemenkes Siapkan Model untuk Daerah Lain

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan program penemuan TBC di Kabupaten Tangerang, Banten (foto: bkip kemenkes)

Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan program penemuan TBC di Kabupaten Tangerang, Banten (foto: bkip kemenkes)

Sisipublik.com – Cek Kesehatan Gratis Banten mencatat capaian yang membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempertimbangkan wilayah tersebut sebagai rujukan pelaksanaan program kesehatan di daerah lain.

Data Kemenkes per 19 Agustus 2026 menunjukkan, sebanyak 5.934.010 warga Banten telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG). Jumlah itu mencapai 100,60 persen dari target dan menempatkan Banten dalam tiga besar provinsi dengan cakupan CKG tertinggi secara nasional.

Selain cakupan pemeriksaan, Cek Kesehatan Gratis Banten juga mendapat perhatian karena berjalan beriringan dengan upaya menemukan kasus tuberkulosis (TBC). Pada tahun sebelumnya, penemuan kasus TBC di Banten mencapai 112 persen dari estimasi beban kasus, sedangkan keberhasilan pengobatan mencapai 91 persen.

Cek Kesehatan Gratis Banten Jadi Rujukan Integrasi Layanan

Wakil Menteri Kesehatan Benny menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya integrasi layanan kesehatan dan kerja sama lintas sektor.

Saat meninjau Desa Siaga TBC dan pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang pada 20 Agustus 2026, Benny melihat langsung pendekatan yang diterapkan pemerintah daerah.

Menurut dia, praktik yang berjalan di Banten dapat menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain. Karena itu, Kemenkes menjadikan pengalaman Banten sebagai salah satu model percontohan untuk memperkuat pelaksanaan program secara nasional.

Baca Juga :  Hiking Jadi Pilihan Aktivitas untuk Menjaga Kesehatan Emosional, Ini Manfaat yang Perlu Diketahui

Salah satu pendekatan yang mendapat perhatian ialah penggunaan X-ray portabel dalam rangkaian pemeriksaan. Teknologi tersebut membantu tenaga kesehatan mendeteksi kelainan pada paru sekaligus mendukung skrining penyakit tidak menular.

Dengan pendekatan terintegrasi, masyarakat yang menjalani pemeriksaan tidak hanya mendapat skrining TBC. Petugas juga dapat menemukan faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes sehingga tindak lanjut dapat dilakukan melalui fasilitas kesehatan.

Kemenkes Siapkan 16 Unit X-ray untuk Banten

Untuk menjaga keberlanjutan program, Kemenkes menyiapkan alokasi 16 unit X-ray melalui APBN 2026.

Peralatan tersebut akan mendukung delapan kabupaten/kota di Banten yang memenuhi kriteria. Langkah itu sekaligus memperkuat kapasitas pemeriksaan di tingkat daerah.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arah CKG 2026 yang tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Kemenkes juga menekankan tindak lanjut terhadap hasil skrining, termasuk edukasi, pengobatan, pemantauan, dan rujukan ketika masyarakat membutuhkan layanan lanjutan.

Dengan demikian, pengalaman Banten tidak hanya menunjukkan tingginya jumlah peserta. Model tersebut juga memperlihatkan bagaimana pemeriksaan dapat terhubung dengan penemuan masalah kesehatan dan tindak lanjut.

Kabupaten Tangerang Kejar Sisa Target dengan Jemput Bola

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong perluasan partisipasi masyarakat dalam CKG.

Baca Juga :  206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan pendekatan jemput bola untuk menyelesaikan sisa sasaran pemeriksaan. Pemerintah daerah akan menyasar kelompok masyarakat melalui posyandu di desa-desa.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyebut sasaran CKG di wilayahnya mencapai sekitar 1,6 juta jiwa. Hingga 20 Agustus, sekitar 1,52 juta warga telah mengikuti pemeriksaan sehingga tersisa sekitar 100 ribu orang.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan penyelesaian sisa tersebut pada September dengan menyasar antara lain balita, lansia, dan ibu hamil.

Target Nasional CKG Capai 130 Juta Peserta

Secara nasional, pemerintah menargetkan CKG menjangkau 130 juta penduduk sepanjang 2026. Kemenkes sebelumnya mencatat 73,8 juta penduduk telah mengikuti program tersebut hingga 31 Juli 2026.

Perkembangan itu menunjukkan bahwa perluasan cakupan harus berjalan bersama peningkatan kualitas tindak lanjut. Kemenkes juga telah menempatkan penanganan hasil pemeriksaan sebagai fokus penting CKG 2026.

Karena itu, capaian Banten menjadi contoh bagaimana pemeriksaan masyarakat dapat dikembangkan menjadi layanan yang lebih terintegrasi. Pemerintah berharap masyarakat memanfaatkan CKG di fasilitas kesehatan yang tersedia agar berbagai risiko kesehatan dapat ditemukan lebih awal.

Berita Terkait

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu
25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis
Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK
Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi
206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis
Pasokan Suplemen Ibu Hamil Diperkuat, Pabrik Bayer Bidik Kebutuhan Nasional dan Ekspor
Rumah Sakit Lapangan Ruteng Jadi Penopang Layanan Operasi Pascagempa NTT
Cek Kesehatan Gratis Anak Jadi Fokus Pemerintah untuk Tuntaskan Temuan Kesehatan
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu

Rabu, 2 September 2026 - 10:00 WIB

25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis

Berita Terbaru