Sisipublik.com – Polri mempercepat swasembada bawang putih melalui perluasan lahan tanam, panen raya, dan penguatan fasilitas pascapanen. Langkah tersebut berlangsung di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari kolaborasi Polri bersama kementerian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan mitra strategis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Swasembada bawang putih mendapat dukungan dari perluasan lahan
Dalam agenda tersebut, Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 Polda dengan luas lahan mencapai 279,5 hektare. Polri memproyeksikan lahan tersebut menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih pada kuartal IV 2026.
Sementara itu, tiga Polda lainnya menyesuaikan waktu tanam dengan kondisi wilayah masing-masing. Pola tersebut menunjukkan bahwa pengembangan bawang putih tidak hanya mengandalkan satu sentra produksi.
Di Sembalun, Polri juga menggelar panen raya dari lahan seluas 105 hektare. Lahan tersebut memiliki potensi produksi sekitar 1.050 ton bawang putih.
Selain memperluas produksi, Polri mulai membangun Gudang Ketahanan Pangan di Sembalun. Fasilitas seluas 250 meter persegi itu memiliki kapasitas penyimpanan hingga 300 ton bawang putih.
Kehadiran gudang tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan hasil panen. Dengan fasilitas penyimpanan yang memadai, petani memiliki sarana untuk menjaga kualitas bawang putih sebelum proses penyerapan dan distribusi.
Peralatan pertanian ikut memperkuat produksi
Polri juga menyiapkan dukungan berupa 81 unit hand tractor dan lima unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian menambah sembilan unit hand tractor, satu traktor roda empat, dan 19 unit pompa air.
Selanjutnya, PT Pupuk Indonesia memberikan dukungan berupa 17 ton pupuk. Bantuan tersebut melengkapi kebutuhan produksi petani, terutama dalam pengolahan lahan dan pengelolaan tanaman.
Polri juga menyebut pengembangan bawang putih di Sembalun sebagai salah satu bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan kelompok tani setempat.
Pengembangan bibit membuka peluang sentra baru
Di sisi lain, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat tumbuh di wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut.
Strategi peningkatan produksi tidak hanya berfokus pada penambahan luas lahan. Penguatan bibit, alat pertanian, fasilitas penyimpanan, serta keterlibatan petani juga menjadi bagian dari rantai produksi.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasokan bawang putih dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Pada akhirnya, peningkatan produktivitas juga perlu berjalan seiring dengan penguatan posisi petani dalam rantai pasok.











Komentar