Swasembada Bawang Putih Dipercepat, Polri Perkuat Produksi dan Pascapanen

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rangkaian penanaman serentak dan panen raya bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, NTB  (Ilustrasi AI : sisipublik.com)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rangkaian penanaman serentak dan panen raya bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, NTB (Ilustrasi AI : sisipublik.com)

Sisipublik.com – Polri mempercepat swasembada bawang putih melalui perluasan lahan tanam, panen raya, dan penguatan fasilitas pascapanen. Langkah tersebut berlangsung di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan itu menjadi bagian dari kolaborasi Polri bersama kementerian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan mitra strategis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Swasembada bawang putih mendapat dukungan dari perluasan lahan

Dalam agenda tersebut, Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 Polda dengan luas lahan mencapai 279,5 hektare. Polri memproyeksikan lahan tersebut menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih pada kuartal IV 2026.

Sementara itu, tiga Polda lainnya menyesuaikan waktu tanam dengan kondisi wilayah masing-masing. Pola tersebut menunjukkan bahwa pengembangan bawang putih tidak hanya mengandalkan satu sentra produksi.

Baca Juga :  Jabar buka Sekolah Maung, Ini Konsep dan Syarat Masuk Program Unggulan Dedi Mulyadi

Di Sembalun, Polri juga menggelar panen raya dari lahan seluas 105 hektare. Lahan tersebut memiliki potensi produksi sekitar 1.050 ton bawang putih.

Selain memperluas produksi, Polri mulai membangun Gudang Ketahanan Pangan di Sembalun. Fasilitas seluas 250 meter persegi itu memiliki kapasitas penyimpanan hingga 300 ton bawang putih.

Kehadiran gudang tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan hasil panen. Dengan fasilitas penyimpanan yang memadai, petani memiliki sarana untuk menjaga kualitas bawang putih sebelum proses penyerapan dan distribusi.

Peralatan pertanian ikut memperkuat produksi

Polri juga menyiapkan dukungan berupa 81 unit hand tractor dan lima unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian menambah sembilan unit hand tractor, satu traktor roda empat, dan 19 unit pompa air.

Selanjutnya, PT Pupuk Indonesia memberikan dukungan berupa 17 ton pupuk. Bantuan tersebut melengkapi kebutuhan produksi petani, terutama dalam pengolahan lahan dan pengelolaan tanaman.

Baca Juga :  Pemutihan Denda Pajak Kendaraan DKI Jakarta Berlaku hingga Agustus 2026, Wajib Pajak Bisa Hemat Biaya

Polri juga menyebut pengembangan bawang putih di Sembalun sebagai salah satu bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan kelompok tani setempat.

Pengembangan bibit membuka peluang sentra baru

Di sisi lain, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat tumbuh di wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Strategi peningkatan produksi tidak hanya berfokus pada penambahan luas lahan. Penguatan bibit, alat pertanian, fasilitas penyimpanan, serta keterlibatan petani juga menjadi bagian dari rantai produksi.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasokan bawang putih dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Pada akhirnya, peningkatan produktivitas juga perlu berjalan seiring dengan penguatan posisi petani dalam rantai pasok.

Berita Terkait

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai
Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa
Budidaya Lebah Trigona Sumalata Buka Peluang Usaha Madu Berbasis Potensi Lokal
Dapur SRT 3 Sulsel Ditarget Rampung 6 Oktober, Mensos Dorong Sekolah Rakyat Mandiri Pangan
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai

Berita Terbaru