Kerja Sama Indonesia-Singapura Makin Erat, Prabowo dan Lawrence Wong Perkuat Energi hingga Pertahanan

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja Sama Indonesia-Singapura Makin Erat, Prabowo dan Lawrence Wong Perkuat Energi hingga Pertahanan  (foto: setneg)

Kerja Sama Indonesia-Singapura Makin Erat, Prabowo dan Lawrence Wong Perkuat Energi hingga Pertahanan (foto: setneg)

Sisipublik.com – Kerja Sama Indonesia-Singapura kembali memasuki babak baru setelah Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menyepakati berbagai kesepakatan strategis dalam Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Singapura di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kesepakatan tersebut membuka peluang lebih luas di sektor energi, pengembangan sumber daya manusia, hingga kerja sama pertahanan.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara. Selain memperkuat ketahanan nasional, kerja sama tersebut juga bertujuan meningkatkan daya saing Indonesia dan Singapura di berbagai sektor strategis.

Kerja Sama Indonesia-Singapura Fokus pada Energi Masa Depan

Kerja Sama Indonesia-Singapura menempatkan sektor energi sebagai salah satu agenda utama. Lawrence Wong menilai perkembangan situasi global, termasuk dinamika di kawasan Timur Tengah, mendorong setiap negara memperkuat kemandirian energi sekaligus memperluas sumber energi alternatif.

Karena itu, Singapura melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Kedua negara pun sepakat mempercepat berbagai proyek bersama untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran BGN Jadi Bahasan Prabowo, Kepala Badan Gizi Nasional Bawa Kabar Gembira ke Istana

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut mencakup pengembangan proyek energi surya di Morowali, Sulawesi Tengah. Selain itu, Indonesia dan Singapura juga akan memperkuat implementasi perdagangan listrik lintas negara sebagai bagian dari kerja sama energi regional.

Pengembangan SDM dan Pertukaran Pelajar Jadi Prioritas

Selain energi, kedua negara juga memperluas kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat mempererat hubungan antarmasyarakat melalui berbagai program pendidikan.

Salah satu langkah nyata yang segera dijalankan ialah program pertukaran pelajar antara Singapura dan siswa Sekolah Garuda. Program tersebut diharapkan membuka kesempatan belajar yang lebih luas sekaligus memperkuat hubungan generasi muda kedua negara.

Di sisi lain, kerja sama pendidikan juga mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan global pada masa mendatang.

Kerja Sama Indonesia-Singapura Perkuat Hubungan Pertahanan

Hubungan pertahanan turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Lawrence Wong menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura akan terus memperkuat hubungan kelembagaan sebagai fondasi kepercayaan kedua negara.

Baca Juga :  Peneliti BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Menjadi Minyak Berkualitas untuk Industri Pangan dan Kosmetik

Menurutnya, hubungan yang telah terjalin antara Singapore Armed Forces (SAF) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) selama ini memberi kontribusi penting terhadap stabilitas dan kepercayaan bilateral.

Lawrence juga menyampaikan apresiasi atas peran Presiden Prabowo Subianto dalam mempererat hubungan pertahanan ketika masih memimpin Kementerian Pertahanan. Ia menilai kontribusi tersebut membawa dampak positif bagi kemitraan strategis kedua negara.

Puluhan Dokumen Kerja Sama Disepakati

Pertemuan Tahunan Pemimpin Indonesia-Singapura atau Leaders’ Retreat menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Presiden Prabowo Subianto menerima langsung kunjungan Lawrence Wong di Istana Merdeka untuk membahas berbagai agenda strategis.

Hasil pertemuan menunjukkan Indonesia dan Singapura menyepakati total 28 dokumen kerja sama. Rinciannya meliputi 18 nota kesepahaman (MoU) dan kesepakatan antarpemerintah, serta delapan dokumen kerja sama yang melibatkan pelaku usaha dari kedua negara.

Kesepakatan tersebut memperlihatkan komitmen kuat Indonesia dan Singapura dalam memperluas kolaborasi di berbagai sektor. Melalui langkah itu, kedua negara berharap mampu menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat hubungan bilateral, serta menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru