Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta Mulai Berlaku, Ini Rute dan Transportasi yang Bisa Dipilih

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta Mulai Berlaku, Ini Rute dan Transportasi yang Bisa Dipilih (foto: wartakota)

Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta Mulai Berlaku, Ini Rute dan Transportasi yang Bisa Dipilih (foto: wartakota)

Sisipublik.com – Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta mulai berlaku saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB dengan area bebas kendaraan sepanjang sekitar 4,4 kilometer. Pengendara yang biasa melintas di Jalan HR Rasuna Said perlu memperhatikan rute pengalihan yang sudah di tentukan.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaludin, menjelaskan bahwa Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus kendaraan selama pelaksanaan HBKB. Sejumlah akses pengganti dan layanan transportasi umum juga tersedia untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta Di siapkan untuk 10 Arah Perjalanan

Dishub DKI Jakarta menyediakan 10 jalur pengganti bagi kendaraan yang biasanya melintasi koridor HR Rasuna Said.

Adapun pengendara dari Manggarai menuju Tanah Abang atau Karet dapat melewati Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, hingga Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo.

Baca Juga :  Ini Jadwal SIM Keliling Kota Bandung, Cek Lokasi Layanan, Syarat, dan Rincian Biayanya

Sementara itu, arus dari Tanah Abang menuju Manggarai menggunakan jalur sebaliknya melalui Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.

Selain itu, kendaraan dari Menteng menuju Kuningan dapat melintas melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulya, Jalan Achmad Bakrie Barat, dan Jalan Casablanca.

Kemudian, pengendara dari Gatot Subroto menuju Menteng dapat memanfaatkan Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan Jalan Galunggung.

Di sisi lain, kendaraan dari Tanah Abang menuju Kampung Melayu dapat melewati Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan Raya Casablanca. Sebaliknya, arus dari Kampung Melayu menuju Tanah Abang memanfaatkan Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan KH Mas Mansyur.

Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta Tetap Mendukung Akses Fasilitas Umum

Selain mengatur arus kendaraan, Jalur Alternatif Selama CFD Rasuna Said Jakarta juga mendukung akses menuju rumah ibadah, hotel, gedung pertemuan, dan kantor perwakilan negara sahabat.

Baca Juga :  Sport Tourism Jadi Sumber Pendapatan, Erick Thohir Dorong Olahraga Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Masyarakat tetap dapat menuju sejumlah gereja, masjid, serta kawasan perhotelan di sekitar Rasuna Said. Pengaturan khusus juga berlaku untuk beberapa kantor kedutaan besar, seperti Rusia, Yunani, India, Malaysia, Timor Leste, dan Arab Saudi.

Karena itu, masyarakat yang memiliki tujuan ke lokasi tersebut sebaiknya menyesuaikan perjalanan dengan jalur pengalihan yang telah di siapkan. Langkah tersebut membantu mengurangi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Transjakarta dan LRT Tetap Melayani Penumpang

Sementara itu, layanan transportasi umum tetap beroperasi selama HBKB berlangsung. Masyarakat dapat memanfaatkan tujuh rute Transjakarta yang melintasi kawasan Kuningan.

Rute tersebut meliputi Puri Beta-Flyover Kuningan, Pulo Gadung-Kuningan, Ragunan-Galunggung, Ragunan-Balai Kota via Kuningan, Senen-Lebak Bulus, hingga Stasiun Manggarai-Blok M.

Selain bus Transjakarta, pengguna transportasi publik juga dapat menggunakan LRT Jabodebek melalui Stasiun LRT Rasuna Said dan Stasiun LRT Setiabudi. (j/*)

Berita Terkait

Petani Pala Papua Barat Belajar Bahasa Inggris untuk Buka Akses Pasar Global
JIAT Jadi Sumber Air Alternatif, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Bertani Saat Kering
Kementerian Transmigrasi Dorong Ekonomi Lokal Domande Usai Bangun 100 Rumah
Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:00 WIB

Petani Pala Papua Barat Belajar Bahasa Inggris untuk Buka Akses Pasar Global

Jumat, 11 September 2026 - 07:00 WIB

JIAT Jadi Sumber Air Alternatif, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Bertani Saat Kering

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kementerian Transmigrasi Dorong Ekonomi Lokal Domande Usai Bangun 100 Rumah

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Berita Terbaru