Sisipublik.com – Top up e-toll atau e-money kini dapat dilakukan melalui sejumlah kanal, sehingga pengguna tidak harus selalu mencari mesin ATM ketika saldo kartu mulai menipis. Pilihan pengisian ulang dapat dilakukan melalui ponsel yang mendukung NFC, gerai retail, atau ATM, bergantung pada penerbit kartu dan layanan yang tersedia.
Uang elektronik menyimpan nilai uang pada media elektronik dan memungkinkan pengguna mengisi kembali saldo setelah melakukan transaksi. Karena itu, pengguna perlu memastikan saldo mencukupi sebelum memakai kartu untuk pembayaran.
Top up e-toll atau e-money lewat HP dengan NFC
Top up e-toll atau e-money melalui HP menjadi pilihan praktis bagi pengguna yang memiliki ponsel dengan fitur NFC. Sejumlah layanan perbankan dan dompet digital mendukung pengisian sekaligus pembaruan saldo kartu melalui NFC.
Pada layanan Mandiri e-money, misalnya, pengguna dapat menempelkan kartu pada area NFC ponsel, memilih nominal top up, menyelesaikan pembayaran, lalu menempelkan kartu kembali untuk memperbarui saldo. Bank Mandiri juga mengingatkan pengguna agar tidak menggeser kartu selama proses pembacaan dan pembaruan saldo.
Langkah umumnya sebagai berikut:
- Aktifkan NFC pada ponsel.
- Buka aplikasi perbankan atau dompet digital yang mendukung kartu.
- Pilih menu uang elektronik atau top up.
- Tempelkan kartu pada area NFC ponsel.
- Pilih nominal pengisian.
- Selesaikan pembayaran sesuai instruksi aplikasi.
- Tempelkan kembali kartu untuk memperbarui saldo.
- Periksa saldo sebelum menggunakan kartu.
Cara ini cocok bagi pengguna yang ingin melakukan pengisian ulang tanpa mendatangi ATM atau gerai retail. Namun, dukungan NFC dan aplikasi bergantung pada jenis kartu serta layanan penerbitnya.
Minimarket menjadi pilihan tanpa NFC
Pengguna yang tidak memiliki HP dengan NFC dapat memilih gerai retail yang menyediakan layanan top up kartu tertentu. Indomaret, misalnya, mencantumkan layanan top up saldo kartu e-money melalui gerainya.
Caranya relatif sederhana:
- Datangi gerai yang menyediakan layanan top up untuk kartu tersebut.
- Serahkan kartu kepada kasir.
- Sampaikan nominal yang ingin diisi.
- Lakukan pembayaran.
- Tunggu kasir menyelesaikan proses pengisian.
- Periksa saldo kartu sebelum meninggalkan gerai.
Pengguna sebaiknya memastikan gerai tersebut mendukung kartu yang digunakan. Jangan menganggap semua kartu uang elektronik dapat diisi melalui setiap minimarket karena kerja sama merchant mengikuti penerbit dan layanan yang tersedia.
ATM bisa menjadi alternatif saat tidak memakai NFC
ATM juga dapat menjadi pilihan untuk melakukan pengisian ulang kartu tertentu. Pada Mandiri e-money, Bank Mandiri mencantumkan ATM Mandiri sebagai salah satu kanal top up.
Tahap pengisian melalui ATM pada umumnya meliputi:
- Masukkan kartu debit ke ATM.
- Masukkan PIN.
- Pilih menu yang berkaitan dengan e-money atau isi ulang.
- Masukkan atau pilih nominal top up.
- Tempelkan kartu uang elektronik pada reader yang tersedia.
- Tunggu sampai proses transaksi selesai.
- Periksa saldo kartu setelah pembaruan berhasil.
Pengguna perlu memperhatikan petunjuk pada layar ATM karena nama menu dan tahapan transaksi dapat berbeda menurut bank serta jenis kartu.
Perhatikan biaya dan batas top up
Selain memilih kanal yang paling mudah, pengguna perlu memperhatikan ketentuan biaya dan batas pengisian. Bank Indonesia memperbolehkan penerbit mengenakan biaya tertentu untuk layanan uang elektronik, termasuk biaya top up dalam kondisi yang diatur.
Ketentuan tersebut membuat biaya top up tidak bisa disamaratakan untuk semua kartu. Sebagai contoh, Bank Mandiri menyebut top up melalui kanal Bank Mandiri seperti Livin’ by Mandiri dan ATM tidak dikenakan biaya tambahan, sedangkan top up melalui kanal di luar Bank Mandiri dikenakan biaya Rp1.500 untuk Mandiri e-money.
Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa ketentuan penerbit kartu sebelum melakukan transaksi, terutama jika ingin menghindari biaya tambahan.
Pilih metode top up sesuai kondisi
Tiga pilihan utama dapat membantu pengguna menentukan cara pengisian ulang. Top up e-toll atau e-money melalui HP dengan NFC paling praktis bagi pengguna yang memiliki perangkat dan aplikasi yang kompatibel. Minimarket dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin meminta bantuan kasir, sedangkan ATM dapat digunakan jika penerbit menyediakan layanan tersebut.
Dengan memahami dukungan perangkat, kanal yang tersedia, serta kemungkinan biaya tambahan, pengguna dapat memilih metode top up yang paling sesuai tanpa bergantung pada satu cara saja.











Komentar