Perpustakaan Kemenag Buka Akses Literasi untuk Mahasiswa Saat Libur Semester

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Kemenag untuk membaca dan mencari referensi selama libur semester. (foto: kementerian agama)

Mahasiswa memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Kemenag untuk membaca dan mencari referensi selama libur semester. (foto: kementerian agama)

Sisipublik.com – Perpustakaan Kemenag menjadi pilihan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi untuk mengisi libur semester dengan kegiatan literasi. Fasilitas yang tersedia menawarkan ruang belajar yang nyaman sekaligus mendukung kebutuhan akademik.

Mahasiswa dari berbagai kampus memanfaatkan waktu luang dengan membaca, mencari referensi, hingga mengenal beragam fasilitas yang tersedia. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Perpustakaan Kementerian Agama terbuka bagi masyarakat, tidak hanya untuk lingkungan internal Kementerian Agama.

Selain itu, keberadaan mahasiswa lintas perguruan tinggi memperlihatkan bahwa Perpustakaan Kemenag dapat menjadi ruang untuk menambah wawasan, membangun jejaring, serta mendorong kebiasaan membaca. Fasilitas tersebut juga memberikan pilihan aktivitas edukatif selama masa libur semester.

Perpustakaan Kemenag Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman

Kepala Bagian Umum, Perpustakaan, dan BMN Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Rizky Riyadu Taufiq, menyambut baik kedatangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Menurut Rizky, kunjungan mahasiswa saat libur semester menjadi momentum untuk mengenalkan fasilitas dan berbagai program perpustakaan kepada masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga :  Ajang Olimpiade Fisika Asia 2026 di Korea Selatan, Siswa Indonesia Raih Medali Emas

“Harapannya kehadiran Perpustakaan Kemenag bisa menambah wawasan, membangun jejaring, sekaligus menghadirkan ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap kunjungan ini bukan menjadi yang terakhir. Teman-teman mahasiswa juga dapat menginformasikan dan mengajak masyarakat lainnya untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” jelas Rizky, Senin (10/8/2026).

Salah seorang mahasiswa, Khumaira Sekar dari Politeknik LP3I, mengatakan dirinya biasanya mengisi libur semester dengan mengikuti kegiatan volunteer. Namun, informasi dari rekannya mengenai fasilitas dan program perpustakaan membuatnya memilih aktivitas literasi.

Ia menilai suasana perpustakaan serta berbagai sumber referensi dapat mendukung kebutuhan mahasiswa, khususnya dalam menyelesaikan tugas akademik. “Fasilitas Perpustakaan Kemenag sudah sangat baik, bersih, dan nyaman. Banyak juga jurnal yang bisa menjadi referensi untuk kebutuhan tugas kuliah,” ujarnya.

Perpustakaan Kemenag Perkuat Pengalaman Literasi Mahasiswa

Kesan positif juga disampaikan Tri Dewi Setywawati dari Institut Bisnis & Informatika Kosgoro 1957. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya datang ke Perpustakaan Kemenag. Selain fasilitas, Tri Dewi menilai keramahan petugas turut membuat mahasiswa lebih leluasa mengenal berbagai layanan yang tersedia.

Baca Juga :  Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

“Ini menambah pengalaman untuk saya karena kunjungan pertama ke Perpustakaan Kemenag. Pegawainya sangat ramah sehingga kami nyaman untuk bertanya-tanya,” jelasnya.

Sementara itu, Verylta Arini Putri dari Politeknik LP3I melihat fasilitas perpustakaan sebagai pilihan aktivitas yang berbeda selama libur semester. Ia juga tertarik dengan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk mini teater.

“Seru, bagus, dan nyaman. Kami juga bisa menonton film di mini teater. Fasilitasnya sangat bagus dan lengkap,” ungkapnya.

Dengan kunjungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Perpustakaan Kementerian Agama terus memperluas akses masyarakat terhadap ruang dan sumber literasi. Tidak hanya untuk membaca dan mencari referensi, perpustakaan juga dapat menjadi ruang publik yang mempertemukan masyarakat dengan pengetahuan, informasi, serta berbagai kegiatan literasi.

Melalui keterbukaan akses tersebut, Perpustakaan Kementerian Agama memiliki peluang untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa dan masyarakat. Kehadiran mereka sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang mendukung pengembangan wawasan.

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru