Kolaborasi Kemenpora-Kemnaker Perluas Peluang Kerja dan Magang bagi Pemuda

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menpora Erick Thohir bersama Menaker Yassierli menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi program ketenagakerjaan, kepemudaan, dan perluasan kesempatan kerja bagi pemuda dalam Indonesia Youth Summit 2026 di Jakarta (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Menpora Erick Thohir bersama Menaker Yassierli menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi program ketenagakerjaan, kepemudaan, dan perluasan kesempatan kerja bagi pemuda dalam Indonesia Youth Summit 2026 di Jakarta (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Sisipublik.com – Kolaborasi Kemenpora-Kemnaker mulai diarahkan untuk memperluas akses pekerjaan, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) muda agar mampu bersaing di dunia kerja. Kedua kementerian menyepakati kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menandatangani kesepakatan tersebut dalam rangkaian kegiatan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Kolaborasi Kemenpora-Kemnaker Fokus pada Keterampilan dan Kesempatan Kerja

Kerja sama ini mencakup sejumlah bidang strategis, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, fasilitasi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, hingga pertukaran dan pemanfaatan data informasi. Selain itu, kedua kementerian juga akan mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana untuk mendukung program bersama.

Menaker Yassierli menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut memperkuat hubungan antarkementerian dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan, terutama bagi kelompok usia muda.

Ia menyebutkan, Indonesia memiliki sekitar 155 juta angkatan kerja dan sebagian besar berasal dari kalangan pemuda. Karena itu, pemerintah perlu menyelaraskan program ketenagakerjaan dengan kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga.

Baca Juga :  11 Kapal Gabungan Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

“Artinya sudah seharusnya program kerja Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersinergi,” kata Yassierli.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga sejalan dengan amanat Pasal 27 UUD 1945 yang menjamin hak warga negara untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Program Magang dan Pelatihan Vokasi Jadi Prioritas

Salah satu fokus kerja sama kedua kementerian adalah memperkuat kesiapan pemuda memasuki pasar kerja. Untuk mendukung tujuan tersebut, Kemnaker telah menjalankan sejumlah program, termasuk magang, pelatihan vokasi, dan pemberdayaan tenaga kerja penyandang disabilitas.

Melalui sinergi dengan Kemenpora, Kemnaker berharap dapat memperluas jangkauan program sekaligus membuka akses bagi lebih banyak anak muda untuk meningkatkan kompetensi.

Yassierli menilai jaringan kepemudaan yang dimiliki Kemenpora dapat mendukung pelaksanaan berbagai program tersebut. Dengan demikian, kolaborasi tidak hanya memperluas informasi, tetapi juga membantu mempertemukan kebutuhan dunia kerja dengan keterampilan calon tenaga kerja.

“Kami dengan senang hati akan menerima kolaborasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta semua jejaringnya,” ujar Yassierli.

Baca Juga :  Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli 2026, Simak Daftar Lengkap Penyesuaiannya

Ia berharap kerja sama ini dapat mendorong lahirnya talenta muda dengan keterampilan dan produktivitas yang lebih baik.

Erick Thohir Dorong Akses Informasi Magang bagi Anak Muda

Sementara itu, Menpora Erick Thohir mengatakan Kemenpora membutuhkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepemudaan.

Menurut Erick, kesempatan memperoleh pekerjaan masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi pemuda. Oleh karena itu, Kemenpora ingin memperkuat hubungan dengan Kemnaker agar anak muda lebih mudah mengakses informasi dan program ketenagakerjaan.

Salah satu manfaat yang diharapkan dari kesepakatan tersebut ialah kemudahan bagi pemuda dalam memperoleh informasi mengenai program magang.

“Kami bersinergi. Insyaallah anak-anak muda yang sedang mencari informasi magang akan dimudahkan dengan adanya MoU ini,” kata Erick.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua kementerian menargetkan kolaborasi program yang lebih terarah. Pelaksanaan kerja sama selanjutnya menjadi bagian penting untuk memastikan pemuda tidak hanya memperoleh akses informasi, tetapi juga kesempatan meningkatkan keterampilan dan memasuki dunia kerja.

Berita Terkait

IYS 2026 Dorong Anak Muda Terlibat Mencari Solusi bagi Masa Depan Indonesia
Produktivitas Tebu Kediri Jadi Fokus, Kementan dan SGN Siapkan 1.000 Pompa Air
Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak, Kemensos Padukan Pendidikan dan Pemulihan Sosial
Populasi Banteng Jawa di Pangandaran Bertambah Jadi Tujuh Ekor, Reintroduksi Catat Kelahiran Ketiga
Pelatihan Kerja Anak Muda Jadi Fokus Kemnaker untuk Perluas Kesempatan Kerja
Visi Kota 2045: Ossy Dermawan Dorong Arsitek Perkuat Ruang Hijau dan Konektivitas Kota
Sekolah Rakyat Serap 97 Ribu Pekerja Lokal, Akses Pendidikan Diperluas di 32 Provinsi
Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan Katadata Angkat Teladan Habibie, Gus Dur, dan William Soeryadjaya
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

IYS 2026 Dorong Anak Muda Terlibat Mencari Solusi bagi Masa Depan Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kolaborasi Kemenpora-Kemnaker Perluas Peluang Kerja dan Magang bagi Pemuda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Produktivitas Tebu Kediri Jadi Fokus, Kementan dan SGN Siapkan 1.000 Pompa Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak, Kemensos Padukan Pendidikan dan Pemulihan Sosial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Populasi Banteng Jawa di Pangandaran Bertambah Jadi Tujuh Ekor, Reintroduksi Catat Kelahiran Ketiga

Berita Terbaru