Program MagangHub Buka Jalan Peserta Jadi Pekerja lewat Pengalaman Industri

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Program MagangHub mengikuti pemagangan untuk memperoleh pengalaman kerja dan mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. (foto: Biro Humas Kemnaker)

Peserta Program MagangHub mengikuti pemagangan untuk memperoleh pengalaman kerja dan mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan industri. (foto: Biro Humas Kemnaker)

Sisipublik.com – Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja melalui pengalaman kerja yang memberi ruang bagi talenta muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan kompetensi kepada perusahaan. Program Pemagangan Nasional tersebut juga memberi peluang bagi peserta untuk melanjutkan karier setelah menyelesaikan masa pemagangan.

Selama mengikuti program, peserta menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab sesuai kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, mereka dapat mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Pengalaman itu turut dirasakan Keyko, lulusan Teknik Metalurgi dan Material yang mengikuti program pemagangan. Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja, setelah Keyko mengajukan lamaran ke PT Bakrie Pipe Industries seusai menyelesaikan pemagangan. Perusahaan kemudian merekrutnya sebagai karyawan untuk posisi Process Engineer.

Baca Juga :  Peran Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

“Saya memiliki banyak kesempatan belajar dan berkontribusi langsung, hingga dapat direkrut sebagai karyawan pada posisi Process Engineer. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Ketenagakerjaan yang telah menghadirkan Program Pemagangan Nasional,” ujar Keyko melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (14/8/2026).

Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja

Selain Keyko, pengalaman serupa juga dialami Agnes Aprilia, peserta MagangHub di AEON Indonesia. Menurut Agnes, program tersebut memberikan pengalaman penting untuk menentukan arah karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Setelah lulus kuliah, saya sempat bingung menentukan langkah karier ke depannya. Setelah menyelesaikan program magang ini, saya dipercaya untuk menjadi PIC di perusahaan tersebut. Terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan perusahaan yang telah memberikan kesempatan berharga ini,” ujar Agnes.

Baca Juga :  Kompetensi dan Bahasa Jadi Fokus Pelatihan Calon Pekerja Indonesia ke Jepang

Sementara itu, dari sisi perusahaan, Suwardiono selaku Hubungan Industrial (Industrial Relation) PT Bakrie Pipe Industries menilai MagangHub dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan calon tenaga kerja yang memiliki potensi.

“Dari peserta magang Batch 2, kami merekrut 5 orang menjadi bagian dari perusahaan. Sementara untuk Batch 3, terdapat kandidat-kandidat potensial yang sedang kami pertimbangkan untuk direkrut,” ungkap Suwardiono.

Program tersebut menunjukkan bahwa pengalaman kerja dapat menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karier talenta muda. Selain memperoleh kesempatan belajar, peserta juga dapat memperkenalkan kemampuan mereka secara langsung kepada perusahaan.

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Berita Terbaru