Sisipublik.com – Polda Jambi melakukan rotasi tiga Kapolres di wilayah Batanghari, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), dan Kerinci. Pergeseran jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 dan ST/1879/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Pergantian itu menjadi bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Jambi. Selain tiga posisi kapolres, mutasi dalam telegram tersebut juga mencakup sejumlah jabatan pejabat utama Polda Jambi.
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi Ubah Susunan Pimpinan di Tiga Daerah
Dalam mutasi tiga Kapolres Polda Jambi, AKBP Arya Tesa Brahmana mendapat tugas baru sebagai Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Biro SDM Polda Jambi. Sebelumnya, ia menjabat Kapolres Batanghari.
Posisi Kapolres Batanghari selanjutnya akan diisi AKBP Doni Aryanto. Sebelum mendapat penugasan tersebut, Doni menjabat Kasubdit 2 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.
Sementara itu, AKBP Maulia Kuswicaksono mendapat tugas baru sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi. Jabatan tersebut membuat kursi Kapolres Tanjabbar beralih kepada AKBP Ramadhanil yang sebelumnya memimpin Polres Kerinci.
Perubahan berikutnya terjadi di Polres Kerinci. Polda Jambi menunjuk AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro sebagai kapolres baru. Sebelumnya, Hernawan bertugas sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi.
Ini Tiga Pejabat yang Ditunjuk sebagai Kapolres Baru
Susunan pejabat baru pada tiga wilayah tersebut kini mencakup:
- Kapolres Batanghari: AKBP Doni Aryanto, sebelumnya Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Jambi.
- Kapolres Tanjabbar: AKBP Ramadhanil, sebelumnya Kapolres Kerinci.
- Kapolres Kerinci: AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, sebelumnya Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi.
Dengan demikian, rotasi tersebut tidak hanya memindahkan pejabat lama ke posisi baru, tetapi juga membentuk susunan pimpinan baru pada tiga satuan kewilayahan Polda Jambi.
Polda Jambi Sebut Rotasi Bagian dari Pembinaan Karier
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan bahwa institusi menjalankan mutasi dan rotasi sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia. Menurut dia, pergantian jabatan juga bertujuan menjaga dinamika dan efektivitas organisasi.
Menurut Erlan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Selain tiga kapolres, telegram mutasi juga mengatur pergantian Kabid Propam dan Kabid Keuangan Polda Jambi. Namun, perubahan pada tiga jabatan kapolres menjadi bagian yang langsung memengaruhi struktur kepemimpinan kepolisian di tingkat kabupaten.
Pergantian tersebut selanjutnya akan membawa pejabat dengan latar penugasan berbeda ke Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci. Pelaksanaan tugas masing-masing pejabat baru akan mengikuti proses serah terima jabatan sesuai mekanisme internal Polri.











Komentar