Sisipublik.com – Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja melalui pengalaman kerja yang memberi ruang bagi talenta muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan kompetensi kepada perusahaan. Program Pemagangan Nasional tersebut juga memberi peluang bagi peserta untuk melanjutkan karier setelah menyelesaikan masa pemagangan.
Selama mengikuti program, peserta menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab sesuai kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, mereka dapat mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan bidang pekerjaan.
Pengalaman itu turut dirasakan Keyko, lulusan Teknik Metalurgi dan Material yang mengikuti program pemagangan. Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja, setelah Keyko mengajukan lamaran ke PT Bakrie Pipe Industries seusai menyelesaikan pemagangan. Perusahaan kemudian merekrutnya sebagai karyawan untuk posisi Process Engineer.
“Saya memiliki banyak kesempatan belajar dan berkontribusi langsung, hingga dapat direkrut sebagai karyawan pada posisi Process Engineer. Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Ketenagakerjaan yang telah menghadirkan Program Pemagangan Nasional,” ujar Keyko melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (14/8/2026).
Program MagangHub buka jalan peserta jadi pekerja
Selain Keyko, pengalaman serupa juga dialami Agnes Aprilia, peserta MagangHub di AEON Indonesia. Menurut Agnes, program tersebut memberikan pengalaman penting untuk menentukan arah karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Setelah lulus kuliah, saya sempat bingung menentukan langkah karier ke depannya. Setelah menyelesaikan program magang ini, saya dipercaya untuk menjadi PIC di perusahaan tersebut. Terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan perusahaan yang telah memberikan kesempatan berharga ini,” ujar Agnes.
Sementara itu, dari sisi perusahaan, Suwardiono selaku Hubungan Industrial (Industrial Relation) PT Bakrie Pipe Industries menilai MagangHub dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan calon tenaga kerja yang memiliki potensi.
“Dari peserta magang Batch 2, kami merekrut 5 orang menjadi bagian dari perusahaan. Sementara untuk Batch 3, terdapat kandidat-kandidat potensial yang sedang kami pertimbangkan untuk direkrut,” ungkap Suwardiono.
Program tersebut menunjukkan bahwa pengalaman kerja dapat menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karier talenta muda. Selain memperoleh kesempatan belajar, peserta juga dapat memperkenalkan kemampuan mereka secara langsung kepada perusahaan.











Komentar