Bantuan Modal TKM Kemnaker Dorong Usaha Mandiri di Purwakarta

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan Modal TKM Kemnaker Dorong Usaha Mandiri di Purwakarta (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Bantuan Modal TKM Kemnaker Dorong Usaha Mandiri di Purwakarta (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sisipublik.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT Indo-Rama Synthetics Tbk kembali memperkuat bantuan modal TKM bagi masyarakat di Purwakarta, Jawa Barat. Dukungan tersebut menyasar lima Tenaga Kerja Mandiri (TKM) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan pada Jumat (7/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, program tersebut memberikan dukungan kepada tiga TKM lanjutan dan dua TKM pemula. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan dunia usaha untuk menjaga keberlanjutan usaha masyarakat sekaligus memperkuat kemampuan kewirausahaan.

Bantuan Modal TKM Perkuat Pengembangan Usaha

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Sugeng Heri Suseno menilai keberlanjutan kemitraan Kemnaker dengan PT Indo-Rama Synthetics Tbk menunjukkan pentingnya peran bersama antara pemerintah dan sektor usaha.

Menurut Sugeng, kerja sama tersebut tidak hanya membantu masyarakat merintis usaha. Lebih dari itu, kemitraan juga dapat mendorong pelaku usaha mengembangkan bisnis yang sudah berjalan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk yang pada tahun ini kembali melanjutkan kemitraan strategis dengan Kemnaker melalui dukungan modal usaha bagi TKM. Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan cermat sehingga terpilih lima TKM terbaik,” kata Sugeng.

Baca Juga :  Ekonomi Jawa Timur Semester I 2026 Tembus 5,84%, Tertinggi di Pulau Jawa

Selanjutnya, dukungan modal tersebut dapat penerima manfaat gunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbarui peralatan, serta memperluas jangkauan pemasaran. Pengembangan pasar juga dapat dilakukan melalui platform digital sesuai kebutuhan setiap TKM.

Dukungan Disesuaikan dengan Tahap Usaha

Sugeng menjelaskan, bantuan modal memiliki sasaran berbeda sesuai perkembangan usaha penerima. Bagi TKM lanjutan, dukungan tersebut dapat memperkuat bisnis yang telah berjalan sekaligus membuka ruang untuk memperluas kegiatan usaha.

Sementara itu, TKM pemula dapat memanfaatkan bantuan sebagai modal awal untuk membangun fondasi usaha. Dengan pengelolaan yang tepat, dukungan tersebut di harapkan membantu mereka mengembangkan usaha secara bertahap dan berkelanjutan.

“Inilah esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sugeng menyampaikan bahwa kemitraan Kemnaker dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk telah memberikan hasil positif. Pada tahun sebelumnya, tiga TKM yang menerima bantuan modal berhasil menciptakan tenaga kerja baru.

Baca Juga :  MAN 2 Kota Malang Borong Penghargaan Nasional, Perkuat Reputasi Madrasah Berprestasi

Selain membuka kesempatan kerja, kegiatan usaha tersebut juga memberikan peluang ekonomi bagi mitra usaha dan pemasok. Karena itu, hasil tersebut memperlihatkan bahwa dukungan kepada pelaku usaha masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Menurut Sugeng, capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat memperkuat sektor usaha masyarakat. Pendekatan kewirausahaan berbasis komunitas juga dapat membantu pemerintah memperluas kesempatan kerja sekaligus mendukung upaya mengurangi pengangguran.

Karena itu, Sugeng meminta seluruh penerima bantuan mengelola modal secara optimal. Ia berharap dukungan tersebut benar-benar di gunakan untuk meningkatkan usaha sesuai tahap perkembangannya, baik dengan memperkuat bisnis yang sudah berjalan maupun membangun usaha baru secara berkelanjutan.

Melalui Program Tenaga Kerja Mandiri, Kemnaker mendorong masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang kerja. Kemitraan dengan dunia usaha di harapkan terus memperluas dukungan tersebut sehingga manfaatnya dapat di rasakan lebih banyak masyarakat.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru