PSEL Legok Nangka Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PLN Siap Serap Listrik Hingga 20 Tahun

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PSEL Legok Nangka Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PLN Siap Serap Listrik Hingga 20 Tahun (foto: listrikindonesia)

PSEL Legok Nangka Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PLN Siap Serap Listrik Hingga 20 Tahun (foto: listrikindonesia)

Sisipublik.com – PSEL Legok Nangka menjadi salah satu proyek strategis yang memperkuat pengelolaan sampah berkelanjutan di Jawa Barat. PT PLN (Persero) memastikan kesiapan menyerap listrik yang dihasilkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tersebut melalui Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) selama 20 tahun. Langkah ini mendukung pemanfaatan sampah menjadi energi sekaligus memperkuat pasokan listrik bersih bagi masyarakat.

Saat ini, proyek yang berlokasi di Kabupaten Bandung tersebut memasuki tahap konstruksi dan menargetkan operasi komersial pada 2029. Fasilitas itu mampu mengolah sekitar 2.131 ton sampah setiap hari serta menghasilkan listrik berkapasitas 40,79 megawatt (MW) atau sekitar 310 gigawatt-hour (GWh) per tahun.

PSEL Legok Nangka Dukung Energi Bersih dan Pengelolaan Sampah

PSEL Legok Nangka juga menjadi bagian penting dalam program pemerintah untuk mempercepat penanganan sampah perkotaan melalui konsep waste to energy. Pada Maret 2026, PLN menandatangani PJBL dengan PT Jabar Environmental Solutions (PT JES) sebagai pelaksana proyek yang di tunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nantinya, listrik dari fasilitas tersebut akan masuk ke jaringan PLN dan di manfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, mengatakan pembangunan proyek ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Proyek tersebut mendukung target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menitikberatkan penyelesaian persoalan sampah secara menyeluruh sebelum 2029.

Solusi Jangka Panjang untuk Bandung Raya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai PSEL Legok Nangka menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah di kawasan Bandung Raya. Ia optimistis proyek tersebut mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Kerja Sama Indonesia-Singapura Makin Erat, Prabowo dan Lawrence Wong Perkuat Energi hingga Pertahanan

eberadaan pembangkit berbasis sampah itu juga memperkuat ketersediaan energi yang di butuhkan sektor industri dan investasi di Jawa Barat. Dengan demikian, manfaat proyek tidak hanya di rasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

PLN Pastikan Serap Seluruh Produksi Listrik

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menegaskan PLN siap menjalankan arahan pemerintah dengan menyerap listrik yang dihasilkan PSEL Legok Nangka sesuai kesepakatan PJBL selama 20 tahun.

Menurutnya, kepastian pembelian listrik tersebut memberikan dukungan bagi keberlanjutan investasi sekaligus mempercepat pengembangan pembangkit berbasis pengolahan sampah di Indonesia.

Suroso menjelaskan bahwa pengembangan PSEL tidak hanya memperkuat bauran energi baru terbarukan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan.  (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru