Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global (foto: detik)

Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global (foto: detik)

Sisipublik.com – Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar semakin menunjukkan prospek positif setelah gelaran West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 mencatat transaksi sebesar Rp25,09 miliar. Pameran yang berlangsung selama tiga hari di Exhibition Hall Summarecon Mall Bandung itu menjadi sarana strategis untuk memperluas pasar komoditas unggulan Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan secara resmi menutup WIITEX 2026 pada Minggu (14/6/2026). Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, mitra usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan yang mendukung kesuksesan acara tersebut.

Menurut Erwan, Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar menjadi salah satu fokus penting dalam penguatan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas produk, inovasi, hilirisasi, penguatan merek, dan perluasan akses pasar untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Jadi Fokus Penguatan Ekonomi

WIITEX 2026 mengangkat tema The Golden Belt of Java: Coffee, Tea and Cocoa for the Future. Tema tersebut sejalan dengan arah pembangunan ekonomi Jawa Barat yang kini menitikberatkan pada kualitas, keberlanjutan, dan nilai tambah produk unggulan.

Selain pameran produk, WIITEX menghadirkan berbagai kegiatan seperti workshop pengolahan kakao bean-to-bar, lelang komoditas unggulan, serta diskusi mengenai perdagangan berkelanjutan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas wawasan sekaligus membangun jaringan bisnis baru.

Baca Juga :  Banjar di Jembrana Hadirkan Smart Hub, Urus Surat hingga Bayar Pajak Kini Lebih Mudah

Di sisi lain, Erwan menilai Jawa Barat perlu terus beradaptasi menghadapi dinamika ekonomi global. Oleh sebab itu, kegiatan seperti WIITEX berperan penting dalam memperkuat ekspor, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk daerah.

Pengembangan Kakao Kurangi Ketergantungan Impor

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pengembangan komoditas kakao untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan cokelat dalam negeri. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor.

Erwan menjelaskan Jawa Barat memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk budidaya kakao. Pemanfaatan lahan Perhutani maupun lahan masyarakat yang belum produktif dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi bahan baku lokal.

Dengan meningkatnya produksi kakao, pelaku industri berpeluang memperoleh pasokan yang lebih stabil sekaligus mengurangi dampak fluktuasi nilai tukar terhadap biaya produksi.

Transaksi Rp25 Miliar dan Minat Internasional Meningkat

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Nining Yuliastiani melaporkan total transaksi selama WIITEX 2026 mencapai Rp25,09 miliar atau sekitar 1,4 juta dolar Amerika Serikat.

Nilai tersebut berasal dari transaksi ekspor, business matching, dan lelang komoditas unggulan. Salah satu produk yang paling banyak menarik perhatian pembeli adalah teh premium Jawa Barat yang memiliki kualitas tinggi dan potensi nilai tambah besar.

Baca Juga :  Cianjur Terima Alat Pengolah Sampah Jadi Briket, Mampu Olah 5 Ton per Hari

Selain itu, minat pasar internasional juga meningkat selama penyelenggaraan acara. Jumlah negara yang mengikuti kegiatan business matching bertambah dari 11 menjadi 14 negara. Sekitar 80 pembeli dan penjual turut berpartisipasi secara daring maupun luring.

Menurut Nining, WIITEX berhasil mempertemukan pelaku usaha, eksportir, pembeli, dan penjual dari berbagai negara dalam satu platform bisnis yang efektif. Produk yang ditampilkan juga telah melalui proses kurasi sehingga memberikan kepercayaan lebih bagi calon mitra dagang.

Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar, Peluang Pasar Produk Jabar Semakin Terbuka

Lebih lanjut, Nining optimistis WIITEX akan memperkuat ekspansi pasar komoditas unggulan Jawa Barat. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai standar mutu, keberlanjutan, dan kebutuhan pasar global yang terus berkembang.

Dengan berakhirnya WIITEX 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap jejaring bisnis yang telah terbentuk dapat terus berkembang. Selain itu, peluang perdagangan baru dan peningkatan kapasitas pelaku usaha diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan industri, perdagangan, dan perekonomian Jawa Barat. (j/*)

Berita Terkait

Kredit Usaha Rakyat BRI Capai Rp84,36 Triliun, Sektor Ini Ternyata Menjadi Penerima Terbesar
Sultan Soroti Gaya Hidup Hemat, Ada Pesan Penting Setelah Kenaikan BBM Non Subsidi
Forest Wellness Experience Purworejo Jadi Pilihan Wisatawan untuk Menemukan Ketenangan Diri Saat Liburan
Bandar Antariksa Biak Numfor Disepakati, Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Masa Depan Papua?
Masuk Ragunan Gratis Selama HUT Jakarta, Ini Jadwal dan Rangkaian Kegiatannya
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Program Dispora DKI, Sejumlah GOR Siap Sambut Warga
Aturan Pekerja Migran Ibu Balita Disiapkan Dedi Mulyadi demi Perlindungan Anak di Jawa Barat
Raih WTP Pemprov Maluku Utara Catat Sejarah Baru di Era Sherly Tjoanda
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:50 WIB

Kredit Usaha Rakyat BRI Capai Rp84,36 Triliun, Sektor Ini Ternyata Menjadi Penerima Terbesar

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sultan Soroti Gaya Hidup Hemat, Ada Pesan Penting Setelah Kenaikan BBM Non Subsidi

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:00 WIB

Forest Wellness Experience Purworejo Jadi Pilihan Wisatawan untuk Menemukan Ketenangan Diri Saat Liburan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bandar Antariksa Biak Numfor Disepakati, Apa Dampaknya bagi Ekonomi dan Masa Depan Papua?

Senin, 15 Juni 2026 - 11:30 WIB

Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global

Berita Terbaru