Mobil Listrik Nasional Jadi Peluang Besar Berkat Kekayaan Nikel Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Listrik Nasional Jadi Peluang Besar Berkat Kekayaan Nikel Indonesia (foto: mobil123)

Mobil Listrik Nasional Jadi Peluang Besar Berkat Kekayaan Nikel Indonesia (foto: mobil123)

Sisipublik.com – Indonesia yang berstatus sebagai salah satu produsen nikel terbesar dunia di nilai memiliki keunggulan kuat untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu hingga hilir. Mobil listrik nasional kembali menjadi perhatian setelah Anggota Komisi VII DPR RI, Tifatul Sembiring, menilai Indonesia memiliki modal besar untuk membangun industri kendaraan listrik sendiri.

Pernyataan tersebut muncul dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Perindustrian terkait usulan tambahan anggaran Kementerian Perindustrian tahun 2027 sebesar Rp1,592 triliun. Selain membahas anggaran, rapat itu juga menyoroti penguatan hilirisasi sumber daya alam yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah bagi masyarakat.

Menurut Tifatul, mobil listrik nasional seharusnya menjadi tujuan lanjutan dari program hilirisasi. Ia menjelaskan bahwa industri tidak hanya mengolah bahan mentah, tetapi juga menghasilkan produk yang siap di manfaatkan dan memberikan nilai ekonomi lebih besar.

Baca Juga :  Piala Presiden 2026: Persib Bandung Lolos Semifinal Usai Kalahkan DPMM Lewat Gol Balsa Sekulic

Mobil Listrik Nasional Perlu Dukungan Hilirisasi Nikel

Tifatul menilai Indonesia memiliki peluang besar karena cadangan nikel yang melimpah. Komoditas tersebut menjadi bahan penting dalam produksi baterai kendaraan listrik yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Karena itu, keberadaan sumber daya tersebut seharusnya mampu mendorong lahirnya industri kendaraan listrik nasional yang memiliki daya saing di pasar internasional. Indonesia juga berpeluang membangun rantai pasok yang terintegrasi mulai dari sektor pertambangan hingga manufaktur kendaraan.

Mobil Listrik Nasional Didukung Ketersediaan Bahan Baku

Tifatul menjelaskan bahwa kendaraan listrik memiliki dua komponen utama, yakni baterai dan motor listrik. Dalam pembuatan baterai, nikel menjadi salah satu bahan baku penting yang menentukan kapasitas dan kualitas penyimpanan energi.

Karena itu, mobil listrik nasional di nilai sangat memungkinkan untuk berkembang. Dengan dukungan kebijakan industri yang konsisten, Indonesia dapat membangun ekosistem kendaraan listrik yang terhubung dari sektor hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Top Skor Piala Dunia 2026 Kian Memanas, Bukan Hanya Mbappe yang Berpeluang Rebut Sepatu Emas

Selain meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, pengembangan industri kendaraan listrik juga berpotensi memperkuat daya saing Indonesia dalam rantai pasok global.

Anggaran Pemerintah Dinilai Mendorong Pertumbuhan Industri

Di sisi lain, Tifatul juga menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran pemerintah. Menurutnya, anggaran negara berfungsi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB).

Tifatul berharap tambahan anggaran Kementerian Perindustrian sebesar Rp1,592 triliun mampu mendukung berbagai program strategis. Salah satunya penguatan hilirisasi nikel dan pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Menurutnya, kekayaan nikel yang di miliki Indonesia dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya mobil listrik buatan dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri kendaraan listrik dunia. (j/*)

Berita Terkait

HP Anti Air Baterai Awet 7000mAh, 3 Pilihan Smartphone Tangguh untuk Pekerja Lapangan
Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026
Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian
Kapan iPhone 18 Rilis di Indonesia? Simak Prediksi Jadwal Peluncuran dan Bocoran Spesifikasinya
Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar
Nokia 123 Shield Resmi Hadir, HP Tahan Air IP65 dengan Baterai Awet hingga 19 Hari
Review Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: Desain Lebih Tipis dengan Layar Nyaris Tanpa Lipatan
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:00 WIB

HP Anti Air Baterai Awet 7000mAh, 3 Pilihan Smartphone Tangguh untuk Pekerja Lapangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian

Senin, 27 Juli 2026 - 02:00 WIB

Kapan iPhone 18 Rilis di Indonesia? Simak Prediksi Jadwal Peluncuran dan Bocoran Spesifikasinya

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar

Berita Terbaru