74 Peserta Magang Nasional Belajar Langsung tentang Cara Kerja Birokrasi dari Kementerian PANRB

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PANRB Rini Widyantini menerima 74 peserta magang nasional di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta (foto: humas menpanrb)

Menteri PANRB Rini Widyantini menerima 74 peserta magang nasional di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta (foto: humas menpanrb)

Sisipublik.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerima 74 peserta magang nasional untuk mengikuti program pemagangan selama enam bulan. Program tersebut memberi kesempatan kepada para talenta muda untuk mengenal langsung proses kerja pemerintahan, mulai dari perancangan kebijakan hingga pengambilan keputusan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan, program ini tidak sekadar memberikan pengalaman kerja kepada peserta. Menurutnya, para peserta juga memiliki kesempatan untuk memahami proses pembangunan tata kelola pemerintahan dari lingkungan Kementerian PANRB.

”Jangan berpikir ‘ini hanya pekerjaan internship’, tetapi ‘saya sedang belajar menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, membangun cita-cita negara’,” ungkap Menteri Rini saat menerima peserta magang nasional di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (10/8/2026).

74 Peserta Magang Nasional Lolos Seleksi Berbasis Merit

Program 74 peserta magang nasional tersebut mendapat perhatian tinggi dari kalangan pelamar. Kementerian PANRB mencatat sebanyak 505 orang mendaftarkan diri. Selanjutnya, 156 pelamar melaju ke tahap wawancara sebelum proses seleksi menetapkan 74 peserta terbaik.

Proses seleksi berlangsung secara kompetitif dan berbasis merit. Selain itu, para peserta memiliki latar belakang pendidikan serta keahlian yang beragam. Dengan demikian, program ini memberi ruang yang setara bagi peserta untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan menunjukkan potensi masing-masing.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Juni 2026 Diperbarui, Dexlite dan Pertamina Dex Turun di Sejumlah Wilayah

Rini menjelaskan bahwa pemagangan di Kementerian PANRB memberikan pengalaman yang berbeda. Peserta dapat melihat secara langsung bagaimana pemerintah menyusun dan mengelola kebijakan dari pusat kebijakan aparatur negara serta reformasi birokrasi.

“Tetapi ini adalah kesempatan untuk melihat bagaimana negara bekerja. Kenapa? Karena Kementerian PANRB itu fokusnya bicara tentang birokrasi pemerintahan,” ujar Menteri Rini.

Peserta Kenali Proses Perumusan Kebijakan

Selama enam bulan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan di sejumlah bidang strategis. Mereka dapat mempelajari perumusan kebijakan publik, analisis data, hukum dan regulasi, pelayanan publik, transformasi digital, hingga komunikasi publik.

Melalui pengalaman tersebut, peserta tidak hanya melihat hasil sebuah kebijakan. Mereka juga dapat memahami proses yang berlangsung di balik pengambilan keputusan birokrasi, termasuk bagaimana pemerintah menganalisis persoalan dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Karena itu, Rini mengingatkan peserta agar memahami pentingnya data dalam proses penyusunan kebijakan. Pemerintah, kata dia, tidak boleh mengambil keputusan hanya berdasarkan intuisi ataupun mengikuti isu yang tengah ramai di media sosial.

Setiap kebijakan perlu berangkat dari data aktual. Pemerintah kemudian menganalisis data tersebut secara mendalam dan melakukan koordinasi lintas pemangku kepentingan agar kebijakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Kemitraan Indonesia-Amerika Serikat Jadi Bahasan Prabowo dan Elbridge Colby di Istana

“Karena kantor ini punya tugas memastikan kebijakan-kebijakan di seluruh instansi pemerintah itu citizen-centric. Jadi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Menteri Rini.

Rini Dorong Peserta Bangun Kompetensi dan Integritas

Selain kemampuan teknis, Menteri Rini mendorong peserta memanfaatkan enam bulan pemagangan untuk mengembangkan karakter dan kemampuan bekerja bersama orang lain.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para talenta muda untuk menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang. Menurut Rini, peserta juga perlu membangun integritas, kemampuan menyelesaikan masalah, serta mempertahankan rasa ingin tahu.

“Jadi kalian harus bangun kompetensi di sini, bangun karakter, bangun integritas, belajar bekerja sama dengan orang lain. Kemudian belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah dan jangan pernah kehilangan rasa ingin tahu,” pesan Menteri Rini.

Dengan demikian, program pemagangan di Kementerian PANRB tidak hanya memperkenalkan lingkungan kerja pemerintahan. Program tersebut juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memahami proses kerja negara sekaligus menyiapkan kompetensi yang dapat mendukung peran mereka di masa depan.

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru