Transformasi Layanan ATR/BPN Didorong Beri Kepastian bagi Masyarakat

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyampaikan arahan dalam Ramah Tamah HANTARU 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta (foto: kementerian agraria dan tata ruang)

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyampaikan arahan dalam Ramah Tamah HANTARU 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta (foto: kementerian agraria dan tata ruang)

Sisipublik.com – Transformasi layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjadi salah satu fokus Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026. Kementerian tersebut mendorong perubahan layanan agar masyarakat memperoleh proses yang lebih jelas, mudah, transparan, dan memberikan kepastian.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyampaikan dorongan itu dalam Ramah Tamah HANTARU 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Ia mengajak jajaran kementerian menjadikan momentum HANTARU sebagai dorongan untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Transformasi Layanan ATR/BPN Menyasar Budaya Kerja

Menurut Ossy, transformasi layanan ATR/BPN tidak hanya berkaitan dengan pembaruan sistem dan pemanfaatan teknologi. Perubahan tersebut juga menyentuh budaya kerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya mengubah proses yang sebelumnya dinilai kurang pasti menjadi lebih pasti, menyederhanakan layanan yang rumit, serta meningkatkan keterbukaan dalam proses pelayanan. Dengan demikian, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan berkas, tetapi juga memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Transformasi yang sejujurnya adalah perubahan dari sisi budaya kerja kita dalam menyokong masyarakat,” ujar Ossy.

Sejumlah Perubahan Layanan Terus Berjalan

ATR/BPN menjalankan sejumlah perubahan secara bertahap dalam dua tahun terakhir. Langkah tersebut mencakup Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak, transformasi organisasi berbasis wilayah, serta digitalisasi layanan.

Baca Juga :  Pelantikan Pimpinan BGN, Prabowo Resmikan Nanik Sudaryati dan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden

Selain itu, kementerian terus mendorong penyempurnaan proses pelayanan agar masyarakat memperoleh informasi dan kepastian yang lebih baik ketika mengurus kebutuhan pertanahan.

Karena itu, perubahan layanan tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi. Kualitas proses, keterbukaan informasi, dan kesungguhan petugas juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit

Kepastian Menjadi Ukuran Manfaat bagi Masyarakat

Bagi masyarakat, transformasi layanan ATR/BPN dapat terlihat dari kemudahan proses, transparansi pelayanan, serta kepastian dalam urusan pertanahan. Perubahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kementerian meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ossy juga mengajak jajaran ATR/BPN menjadikan HANTARU 2026 sebagai momentum untuk memperkuat pembaruan di lingkungan kementerian.

“Jangan kita sekadar memaknai sebagai sebuah perintah pembangunan. Mari kita jadikan bersama sebagai tekad dan momentum kita semua agar ini bisa menjadi titik tolak pembaharuan kita ke depan,” kata Ossy.

Ramah Tamah HANTARU 2026 berlangsung setelah upacara peringatan HANTARU selesai. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN turut menghadiri kegiatan tersebut.

Berita Terkait

Wali Asuh Sekolah Rakyat Diminta Utamakan Pendekatan Personal dalam Pembentukan Karakter
Perpustakaan Danantara Buka Akses 30.000 Koleksi Sejarah di Museum Nasional
Ekonomi Sirkular Buka Peluang Nilai Tambah Sampah Plastik, KLH Perkuat Industri Daur Ulang
Hotspot Nasional Turun 362 Titik, Kalimantan Tengah Masih Jadi Perhatian
Generasi Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker Dorong Penguatan Kompetensi di Era AI
Konferensi Imam Dunia Dorong Masjid Jadi Pusat Respons Isu Global
Program Scorpène Jadi Ruang Penguatan Industri Kapal Selam Indonesia
Pengelolaan Gambut Berbasis Sains Jadi Fokus, Prabowo Siapkan Badan Nasional dan Perkuat Peran Desa
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:00 WIB

Wali Asuh Sekolah Rakyat Diminta Utamakan Pendekatan Personal dalam Pembentukan Karakter

Senin, 28 September 2026 - 11:00 WIB

Perpustakaan Danantara Buka Akses 30.000 Koleksi Sejarah di Museum Nasional

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Nilai Tambah Sampah Plastik, KLH Perkuat Industri Daur Ulang

Minggu, 27 September 2026 - 13:00 WIB

Hotspot Nasional Turun 362 Titik, Kalimantan Tengah Masih Jadi Perhatian

Minggu, 27 September 2026 - 09:00 WIB

Generasi Muda Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker Dorong Penguatan Kompetensi di Era AI

Berita Terbaru