Sisipublik.com – Kehadiran tenant F&B IYS 2026 memberikan kesempatan bagi pelaku usaha muda untuk mengembangkan kemampuan bisnis sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat. Melalui kegiatan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026, para pelaku usaha kuliner dapat belajar langsung dari sesama peserta, mengamati strategi pemasaran, dan membangun jejaring, Jumat (30/10/2026).
Selain menjadi tempat bertukar gagasan dan menampilkan kreativitas anak muda, IYS 2026 juga menghadirkan sejumlah tenant dari berbagai sektor, termasuk makanan dan minuman atau food and beverage (F&B). Bagi pelaku usaha pemula, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan bisnis yang lebih luas.
Pengalaman mengikuti tenant F&B IYS 2026 juga dirasakan Afifah Luthfia, pemilik usaha Stafi Food. Ia memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah wawasan karena usahanya masih berada dalam tahap awal pengembangan.
“Aku menyadari usaha aku ini baru, jadi perlu banyak pengalaman. Dengan mengikuti event-event bazaar seperti ini, jujur ini yang pertama kali, aku bisa menambah wawasan dan insight dengan melihat booth teman-teman yang lain,” kata Afifah saat ditemui di area tenant IYS 2026, Jumat (30/10).
Tenant F&B IYS 2026 Jadi Sarana Belajar Langsung
Bagi Afifah, mengikuti bazar bukan sekadar kesempatan menjual produk. Ia juga memanfaatkan interaksi dengan pelaku usaha lain untuk mempelajari cara mereka mengelola dan memperkenalkan bisnis kepada pengunjung.
Melalui pendekatan learning by doing atau belajar melalui praktik, Afifah mengamati berbagai konsep booth dan strategi yang diterapkan tenant lain. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pengembangan Stafi Food.
Selain itu, pertemuan dengan sesama pelaku usaha memberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman. Dengan demikian, pelaku usaha pemula dapat memperoleh gambaran mengenai tantangan dan peluang dalam menjalankan bisnis kuliner.
IYS 2026 Perluas Kesempatan Wirausaha Muda
Kehadiran tenant kuliner turut memperlihatkan bahwa kreativitas anak muda tidak hanya berkembang melalui gagasan dan inovasi, tetapi juga melalui kegiatan kewirausahaan.
Di sisi lain, kegiatan seperti IYS 2026 memberikan ruang bagi usaha muda untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada pengunjung. Interaksi tersebut dapat membantu pelaku usaha mengenali respons pasar sekaligus membangun hubungan dengan calon konsumen.
Pengalaman Afifah menunjukkan bahwa partisipasi dalam sebuah acara dapat memberikan nilai lebih dari sekadar aktivitas penjualan. Kesempatan belajar, bertukar pengetahuan, dan memperluas jejaring menjadi bekal penting bagi pelaku usaha muda untuk mengembangkan bisnis secara bertahap dan berkelanjutan.











Komentar