Penasihat Ketenagakerjaan Presiden, Prabowo Lantik Said Iqbal dan Kepala BGN Nanik Deyang Sore Ini

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penasihat Ketenagakerjaan Presiden, Prabowo Lantik Said Iqbal dan Kepala BGN Nanik Deyang Sore Ini (foto: presidenri)

Penasihat Ketenagakerjaan Presiden, Prabowo Lantik Said Iqbal dan Kepala BGN Nanik Deyang Sore Ini (foto: presidenri)

Sisipublik.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang serta Penasihat Ketenagakerjaan Presiden Said Iqbal di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026) sore. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan tim pemerintahan dalam menjalankan program strategis nasional, termasuk sektor ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja.

Selain agenda pelantikan, Presiden juga akan memimpin pengambilan sumpah jabatan bagi kedua pejabat tersebut. Prosesi dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB dan bersamaan dengan penerimaan surat kredensial dari delapan duta besar negara sahabat.

Penasihat Ketenagakerjaan Presiden Perkuat Komitmen Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Said Iqbal akan bergabung dalam pemerintahan sebagai Penasihat Ketenagakerjaan Presiden. Pemerintah menugaskan tokoh buruh tersebut untuk memberikan masukan terkait kebijakan ketenagakerjaan dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Baca Juga :  Jadwal AVC Girls' U18 Championship 2026: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Langsung Hadapi Jepang di Laga Pembuka

Menurut Prasetyo, kehadiran Said Iqbal mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat perhatian terhadap isu ketenagakerjaan. Pemerintah berharap pengalaman panjang Said Iqbal di dunia serikat pekerja dapat mendukung penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja nasional.

Di sisi lain, pelantikan Kepala BGN juga menjadi langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan program-program gizi nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Penasihat Ketenagakerjaan Presiden Dapat Dukungan Kalangan Buruh

Andi Gani menyatakan dukungan penuh atas penunjukan Said Iqbal sebagai Penasihat Ketenagakerjaan Presiden. Ia menilai langkah tersebut dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan kalangan pekerja dalam memperjuangkan berbagai isu ketenagakerjaan.

Menurutnya, keberadaan tokoh buruh di dalam pemerintahan dapat menciptakan ruang komunikasi yang lebih luas. Dengan demikian, aspirasi pekerja berpeluang tersampaikan secara lebih efektif dalam proses perumusan kebijakan.

Baca Juga :  Ketahanan Energi Nasional Jadi Fokus, Prabowo Percepat Hilirisasi dan Jaga Stabilitas BBM Subsidi

Sinergi Pemerintah dan Serikat Pekerja

Lebih lanjut, Andi Gani menilai keterlibatan Said Iqbal di lingkungan pemerintahan dapat menciptakan sinergi positif antara pemimpin buruh yang berada di dalam pemerintahan dan mereka yang tetap menjalankan peran di luar struktur kekuasaan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut dapat memperkuat perjuangan pekerja Indonesia melalui berbagai jalur. Di satu sisi, pemerintah memperoleh masukan langsung dari kalangan buruh. Di sisi lain, organisasi pekerja tetap dapat menjalankan fungsi pengawasan dan penyampaian aspirasi.

Karena itu, pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Ketenagakerjaan Presiden tidak hanya menjadi agenda administratif pemerintahan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antara pemerintah dan komunitas pekerja dalam mendorong peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia. (j/*)

Berita Terkait

Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026
Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian
Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar
KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli
Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG
Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:00 WIB

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:55 WIB

Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG

Berita Terbaru