Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan (foto: pertanian)

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan (foto: pertanian)

Sisipublik.com – Pemerintah terus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan melalui pengembangan benih kedelai unggul. Karena itu, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mempercepat riset varietas kedelai berproduktivitas tinggi. Langkah ini bertujuan meningkatkan produksi dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai.

Amran menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mencapai target tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat inovasi, sementara TNI dan Polri dapat mendukung pendampingan di lapangan. Di sisi lain, petani tetap menjadi pelaku utama dalam meningkatkan produksi nasional.

Benih Kedelai Unggul Ditargetkan Hasilkan Produksi Tinggi

Dalam audiensi bersama jajaran Unesa di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Amran mendorong pengembangan benih kedelai unggul yang mampu menghasilkan panen hingga 5–6 ton per hektare. Target tersebut di harapkan mampu mempercepat swasembada kedelai sekaligus mengurangi kebutuhan impor.

Baca Juga :  Verifikasi BPHTB Pemerintah Daerah Kini Maksimal Tiga Hari, Balik Nama Ditargetkan Selesai 10 Hari

Selain itu, Kementerian Pertanian membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk memperluas hasil inovasi mereka. Amran memastikan pemerintah siap memberikan dukungan apabila varietas hasil penelitian terbukti memiliki produktivitas tinggi dan mampu memberikan hasil yang konsisten di lapangan.

Ia menambahkan, pemerintah akan mempercepat pengembangan benih yang telah melalui uji keberhasilan sehingga manfaatnya dapat di rasakan petani di berbagai daerah. Menurutnya, inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Kolaborasi Pemerintah dan Kampus Percepat Swasembada Kedelai

Amran kembali menegaskan bahwa benih kedelai unggul menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap impor. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan akan terus di perkuat agar target swasembada kedelai dapat tercapai lebih cepat.

Baca Juga :  Pajak Keberangkatan Jepang Naik Mulai 1 Juli 2026, Wisatawan Perlu Siapkan Biaya Tambahan

Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya, Dwi Cahyo Kartiko, menyatakan Unesa siap mendukung pengembangan varietas kedelai dengan produktivitas mencapai 5–6 ton per hektare. Menurutnya, kampus juga siap mengawal penerapan benih tersebut apabila hasil penelitian menunjukkan keberhasilan.

Dengan demikian, hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga dapat di terapkan secara luas oleh petani di berbagai wilayah Indonesia. Sinergi tersebut di harapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (j/*)

Berita Terkait

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Bantuan Pertanian Jatim Rp3 Triliun, Pembibitan Ayam Jadi Fokus Tambahan Anggaran
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk

Berita Terbaru