Sisipublik.com – Pemanfaatan limbah industri menjadi fokus kerja sama antara Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRTLTB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan CV Duta Agro Lestari. Kedua pihak membangun kolaborasi riset, pengembangan teknologi, hingga penerapan inovasi untuk mengolah limbah padat industri karet serta tandan kosong kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah. Langkah ini mendukung sektor pertanian, rehabilitasi lahan, sekaligus memperkuat upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Tangerang Selatan, pada Rabu (24/6). Kesepakatan itu menjadi landasan bagi kedua lembaga dalam mengembangkan berbagai inovasi berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha maupun masyarakat.
Selanjutnya, pemanfaatan limbah industri juga diarahkan untuk menghasilkan solusi yang . Kepala PRTLTB BRIN, Ario Betha Juanssilfero, menyampaikan bahwa kolaborasi ini di harapkan melahirkan inovasi berkelanjutan dan mampu meningkatkan kualitas lahan dan efisiensi pengelolaan perkebunan. yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan, sektor industri, dan masyarakat luas.
Menurut Ario, ruang lingkup kerja sama mencakup dua program utama. Program pertama berfokus pada pengembangan limbah padat industri karet sebagai bahan pembenah tanah untuk membantu pemulihan lahan yang mengalami degradasi. Program kedua mengembangkan tandan kosong kelapa sawit menjadi keping mulsa ramah lingkungan yang dapat mendukung pengelolaan perkebunan secara lebih efisien.
Pemanfaatan Limbah Industri untuk Produk Bernilai Tambah
Melalui PKS pertama, BRIN bersama CV Duta Agro Lestari akan mengembangkan keping piringan mulsa berbahan tandan kosong kelapa sawit. Produk tersebut di rancang untuk membantu mengendalikan pertumbuhan gulma, menjaga kelembapan tanah, meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, serta memperluas pemanfaatan limbah sawit menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Sementara itu, PKS kedua mengarahkan penelitian pada pengembangan teknologi pembenah tanah berbahan limbah padat industri karet. Tim peneliti menargetkan lahirnya purwarupa yang mampu meningkatkan kualitas fisik, kimia, dan biologi tanah.
Dengan demikian, teknologi tersebut di harapkan mendukung rehabilitasi lahan terdegradasi serta membantu proses reklamasi lahan pascatambang secara berkelanjutan. Pengembangan ini juga membuka peluang pemanfaatan limbah industri sebagai solusi untuk memperbaiki kualitas lingkungan.
Kolaborasi Perkuat Komitmen terhadap Lingkungan
Penandatanganan kerja sama di lakukan oleh Kepala PRTLTB BRIN, Ario Betha Juanssilfero, bersama Direktur Utama CV Duta Agro Lestari, Teddy Susanto. Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi dalam menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi sektor pertanian dan lingkungan.
perwakilan CV Duta Agro Lestari, Wisnu Hermawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang apabila terus di terapkan secara konsisten. (j/*)










Komentar