Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya (foto: agusyudhoyono)

Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya (foto: agusyudhoyono)

Sisipublik.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kini memimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) setelah menerima penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Penetapan tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 29 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015 mengenai percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Aturan tersebut mulai berlaku sejak 12 Mei 2026.

Sebelumnya, posisi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung di pegang oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Stabilitas Harga Sawit Petani Selama Masa Transisi Ekspor

Pemerintah melakukan penyesuaian susunan keanggotaan komite agar selaras dengan struktur kementerian dan lembaga dalam Kabinet Merah Putih. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dalam pengelolaan proyek kereta cepat.

Sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung, AHY memegang sejumlah tugas strategis. Salah satunya yaitu menetapkan langkah yang di perlukan ketika terjadi penyesuaian biaya proyek.

Selain itu, AHY juga bertanggung jawab menentukan bentuk dukungan pemerintah apabila muncul kebutuhan kebutuhan pembiayaan tambahan akibat perubahan biaya proyek. Dukungan tersebut dapat berupa rencana penyertaan modal negara kepada konsorsium BUMN.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Bawa Pulang Kerja Sama Rp61,25 Triliun Usai Kunjungan ke Prancis

Dalam menjalankan tugasnya, AHY akan di dampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai wakil ketua komite. Sementara itu, jajaran anggota terdiri dari Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Kepala Badan Pengaturan BUMN, serta Kepala Badan Pelaksana BPI Danantara.

Pemerintah berharap koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga pengelolaan dan pengembangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (j/*)

Berita Terkait

Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Sidang Kabinet Paripurna 2026 Jadi Momentum Evaluasi Kinerja, Prabowo Perkuat Langkah Menuju Tahun Kedua Pemerintahan
Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Kopi RI Tembus Pasar Maroko & China, Permintaan Dunia terhadap Kopi Indonesia Terus Meningkat
Pemilik Minimarket O!Save Makin Dicari, Ini Profil Perusahaan dan Konsep Harga Hematnya
Proyek LNG Abadi Masela Serap 12.000 Pekerja, Prioritaskan 30 Persen Tenaga Kerja Lokal Maluku
TNI dan Polri Anak Kandung Rakyat, Prabowo Tegaskan Peran Nyata Dukung Masyarakat dan Ketahanan Pangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:01 WIB

Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung

Senin, 20 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Sidang Kabinet Paripurna 2026 Jadi Momentum Evaluasi Kinerja, Prabowo Perkuat Langkah Menuju Tahun Kedua Pemerintahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:00 WIB

Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Minggu, 19 Juli 2026 - 05:00 WIB

Kopi RI Tembus Pasar Maroko & China, Permintaan Dunia terhadap Kopi Indonesia Terus Meningkat

Berita Terbaru