Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026 Turun, Pertamax Series Lebih Murah, Simak Daftar Tarif Terbarunya

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026 Turun, Pertamax Series Lebih Murah, Simak Daftar Tarif Terbarunya (foto: sisipublik)

Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026 Turun, Pertamax Series Lebih Murah, Simak Daftar Tarif Terbarunya (foto: sisipublik)

Sisipublik.com – Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026 resmi mengalami penyesuaian di sejumlah produk non-subsidi. PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Pertamax Series mulai Sabtu, 1 Agustus 2026. Sementara itu, harga BBM bersubsidi maupun beberapa jenis solar non-subsidi tetap bertahan tanpa perubahan.

Penyesuaian kali ini berlaku untuk Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo. Sebaliknya, Pertalite, Biosolar, Dexlite, serta Pertamina Dex masih mempertahankan harga sebelumnya di sebagian besar wilayah Indonesia. Adapun besaran harga mengikuti ketentuan masing-masing daerah, termasuk besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Selain itu, harga yang diumumkan berlaku untuk wilayah dengan PBBKB sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta. Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026 menjadi perhatian masyarakat karena penurunan tersebut memberikan pilihan bahan bakar berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif.

Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026, Pertamax Series Mengalami Penurunan

Pertamina menurunkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Kemudian, Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.

Selanjutnya, Pertamax Turbo juga mengalami penyesuaian harga dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter. Namun, Pertamina tidak mengubah harga Pertalite, Biosolar, Dexlite, maupun Pertamina Dex sehingga masyarakat tetap dapat membeli produk tersebut dengan tarif sebelumnya.

Baca Juga :  Magang Kementerian ATR/BPN 2026 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Sertifikat dan Pengalaman Kerja

Alasan Pertamina Menyesuaikan Harga BBM

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perusahaan menyesuaikan harga BBM non-subsidi dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah.

Selain itu, Pertamina juga mengikuti ketentuan pemerintah dalam menetapkan harga energi. Di sisi lain, perusahaan tetap memperhatikan daya beli masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar distribusi energi tetap berjalan dengan baik.

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2026

Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026.

BBM Bersubsidi

  • Pertalite: Rp10.000 per liter (seluruh Indonesia).
  • Biosolar: Rp6.800 per liter (seluruh Indonesia).

Dexlite

  • FTZ Sabang: Rp18.450 per liter.
  • FTZ Batam: Rp18.700 per liter.
  • Jawa, Bali, NTB, NTT: Rp19.700 per liter.
  • Sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua: Rp20.150 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Rp20.550 per liter.
Baca Juga :  Persebaya Lolos ke Semifinal Usai Yuran Fernandes Cetak Gol Penentu atas PSMS dari Hasil Piala Presiden 2026

Pertamina Dex

  • FTZ Batam: Rp20.100 per liter.
  • Jawa, Bali, NTB, NTT: Rp21.150 per liter.
  • Sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua: Rp21.650 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Rp22.100 per liter.

Pertamax

  • FTZ Sabang: Rp14.950 per liter.
  • FTZ Batam: Rp15.150 per liter.
  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT: Rp15.950 per liter.
  • Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, dan Papua: Rp16.300 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Rp16.650 per liter.

Green 95

  • Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur: Rp16.600 per liter.

Turbo

  • FTZ Batam: Rp17.400 per liter.
  • Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB: Rp18.300 per liter.
  • Sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT, dan Papua: Rp18.700 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Rp19.100 per liter.

(j/*)

Berita Terkait

Transaksi Emas Digital Tembus Rp299 Triliun, Bappebti Soroti Keamanan Investasi
Sumur Rakyat Berizin Jadi Andalan, Bahlil Siapkan Etanol untuk Kurangi Impor Bensin
Defisit APBN 2027 Turun Jadi 2,4 Persen, Suahasil Nazara Prioritaskan Efisiensi Belanja
Waralaba Lokal Bidik Pasar Global, Mendag Dorong Anak Muda Mulai Berwirausaha
BPDLH Kelola Dana Lingkungan USD1,3 Miliar, Menkeu Tekankan Transparansi dan Dampak
Ekspor Baterai Kendaraan Listrik Jadi Ujian Hilirisasi dan Tanggung Jawab Lingkungan
Menperin Sarmuji Dorong Sinkronisasi Kebijakan agar Industri Dalam Negeri Tumbuh Lebih Cepat
Ekspor Industri Mainan Naik, Kemenperin Dorong Produk Lokal Perluas Pasar Global
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Transaksi Emas Digital Tembus Rp299 Triliun, Bappebti Soroti Keamanan Investasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumur Rakyat Berizin Jadi Andalan, Bahlil Siapkan Etanol untuk Kurangi Impor Bensin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Defisit APBN 2027 Turun Jadi 2,4 Persen, Suahasil Nazara Prioritaskan Efisiensi Belanja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Waralaba Lokal Bidik Pasar Global, Mendag Dorong Anak Muda Mulai Berwirausaha

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:00 WIB

BPDLH Kelola Dana Lingkungan USD1,3 Miliar, Menkeu Tekankan Transparansi dan Dampak

Berita Terbaru