Timnas Voli Indonesia Gagal ke Final SEA V Cup 2026, Hadapi Kamboja pada Perebutan Posisi Ketiga

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Voli Indonesia Gagal ke Final SEA V Cup 2026 (foto: dok. pbvsi)

Timnas Voli Indonesia Gagal ke Final SEA V Cup 2026 (foto: dok. pbvsi)

Sisipublik.com – Timnas Voli Indonesia gagal ke final SEA V Cup 2026 setelah kalah dari Vietnam pada laga semifinal yang berlangsung di Jakarta International Velodrome. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad Merah Putih sempat membuka peluang kemenangan sebelum akhirnya kalah dengan skor 1-3.

Pelatih Reidel Toiran menurunkan komposisi terbaik sejak awal pertandingan. Ia mempercayakan Farhan Halim, Biy Arnez, dan Rama Fazza Fauzan sebagai andalan untuk membangun serangan sejak set pertama.

Timnas Voli Indonesia Gagal ke Final SEA V Cup 2026 Meski Sempat Unggul

Timnas Voli Indonesia gagal ke final SEA V Cup 2026 meski berhasil mengamankan set pembuka dengan permainan agresif. Indonesia menutup set pertama dengan kemenangan 25-22 setelah mampu menekan pertahanan Vietnam.

Namun, memasuki set kedua, jalannya pertandingan berubah. Vietnam mulai tampil lebih disiplin dan konsisten melalui permainan Cao Duc Hoang serta Nguyen Ngoc Thuan. Di sisi lain, Indonesia kesulitan menjaga ritme permainan. Reidel Toiran beberapa kali mengubah susunan pemain untuk mencari komposisi terbaik, tetapi tekanan yang diberikan Vietnam membuat tuan rumah kehilangan momentum.

Baca Juga :  Setelah Sukses Hadapi Oman 3-0, Erick Thohir Minta Garuda Jaga Konsistensi

Vietnam akhirnya membalikkan keadaan dengan merebut tiga set berikutnya, masing-masing 25-22, 25-19, dan 25-18. Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia kalah 1-3 serta gagal mengulang prestasi sebagai juara putaran kedua SEA V League musim sebelumnya.

Reidel Toiran Soroti Hilangnya Fokus Pemain

Seusai pertandingan, Reidel Toiran mengungkapkan bahwa timnya memulai laga dengan baik. Akan tetapi, konsentrasi para pemain menurun setelah memenangkan set pertama sehingga permainan tidak lagi berjalan sesuai rencana. Menurutnya, kualitas receive yang menurun membuat pola serangan Indonesia sulit berkembang. Sementara itu, Vietnam mampu mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir pertandingan.

“Anak-anak memulai laga dengan baik di set pertama. Namun memasuki set kedua dan seterusnya, kita kehilangan fokus dan mulai berada di bawah tekanan lawan. Receive kita memburuk, sehingga alur serangan tidak berjalan sesuai rencana. Vietnam bermain sangat konsisten malam ini dan layak menang,” ujar Reidel Toiran.

Baca Juga :  Teknologi Baterai Kendaraan Listrik Makin Canggih, BRIN Ternyata Sedang Garap Inovasi Ini

Farhan Halim Sampaikan Permohonan Maaf

Kapten tim Farhan Halim juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung yang telah memberikan dukungan langsung di arena pertandingan. Ia mengakui Vietnam tampil lebih solid, terutama dalam pertahanan dan blok, sehingga Indonesia kesulitan mengembangkan permainan setelah kehilangan momentum pada set kedua.

“Kami minta maaf belum bisa memberikan hasil terbaik dan melangkah ke final. Vietnam tampil sangat solid, terutama dari segi pertahanan dan blok. Kami sempat kehilangan ritme setelah set pertama dan sulit untuk bangkit kembali dari tekanan. Ini jadi pelajaran mahal untuk evaluasi kami ke depannya,” kata Farhan Halim.

Jadwal SEA V Cup 2026 Hari Minggu, 26 Juli

Meski gagal melaju ke partai puncak, Indonesia masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif. Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Kamboja pada laga perebutan peringkat ketiga.

Berikut jadwal pertandingan:

  • 15.30 WIB: Indonesia vs Kamboja (perebutan posisi ketiga)
  • 19.00 WIB: Thailand vs Vietnam (final)

(j/*)

Berita Terkait

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar
Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui
Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Berita Terbaru