KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli (foto: setneg)

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli (foto: setneg)

Sisipublik.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan KUR Perumahan Rp 880 Miliar untuk disalurkan melalui akad massal di Kota Batang, Jawa Tengah. Program tersebut akan berlangsung pada akhir Juli 2026  sebagai bagian dari upaya mempercepat pembiayaan hunian.

Penyaluran kredit itu mencapai sekitar Rp880 miliar. Pemerintah menggandeng perbankan, khususnya Bank BRI, agar proses pembiayaan berjalan serentak dan mampu memperluas akses masyarakat terhadap program perumahan.

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Didominasi Debitur Sisi Permintaan

Kepala Subdirektorat Pembiayaan Perumahan Kementerian PKP, Achmad Purwo Hardjanto, menjelaskan KUR Perumahan Rp 880 Miliar lebih banyak mengakomodasi debitur dari sisi permintaan (demand) dalam industri perumahan. Sebanyak 6.873 debitur berasal dari kelompok tersebut, sedangkan 227 debitur lainnya berasal dari sisi penyedia (supply).

Menurutnya, pemerintah menetapkan target penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp36 triliun sepanjang 2026. Selanjutnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meningkatkan plafon program menjadi Rp50 triliun untuk memperluas jangkauan pembiayaan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Apresiasi Petugas Upacara HUT ke-81 RI di Hambalang

Hingga saat ini, realisasi penyaluran sudah mencapai sekitar 59 persen dari target awal Rp36 triliun. Sebanyak 98.163 debitur telah menerima pembiayaan dengan total nilai sekitar Rp21,5 triliun. Purwo berharap akad massal yang melibatkan penyaluran kredit senilai Rp880 miliar dapat mempercepat pencapaian target KUR Perumahan pada tahun ini.

Akad Massal Jadi Langkah Strategis Perluas Akses Pembiayaan

Selain membantu masyarakat memperoleh pembiayaan rumah, KUR Perumahan juga mendukung pelaku usaha di sektor perumahan. Pengembang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memperkuat pembangunan rumah bersubsidi sehingga pasokan hunian terus meningkat.

Saat ini, sebanyak 29 bank bergabung sebagai penyalur program. Dari jumlah tersebut, 20 bank telah merealisasikan penyaluran kredit kepada para debitur. Kolaborasi antara pemerintah dan perbankan di harapkan mampu mempercepat distribusi pembiayaan sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat.

Baca Juga :  Profil Choi Hyun Wook Makin Bersinar, Ini Perjalanan Karier Aktor Muda Korea yang Memikat Lewat Notes from the Last Row

Akad Massal Digelar Bersama 62.000 Rumah Subsidi

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa akad massal KUR Perumahan akan berlangsung bersamaan dengan akad massal 62.000 rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kegiatan tersebut di jadwalkan berlangsung di Perumahan Puri Delta City Side, Kota Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026. Heru menjelaskan nilai pembiayaan KUR Perumahan yang akan di akadkan mencapai sekitar Rp800 miliar hingga Rp880 miliar dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait telah menyampaikan undangan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara akad massal rumah subsidi dan KUR Perumahan. Pemerintah berharap Presiden dapat hadir dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program pembiayaan perumahan nasional. (j/*)

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Serap 97 Ribu Pekerja Lokal, Akses Pendidikan Diperluas di 32 Provinsi
Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan Katadata Angkat Teladan Habibie, Gus Dur, dan William Soeryadjaya
Beasiswa ADiK Manokwari Selatan Kini Bisa Diakses Lewat Sekolah, Siswa Hemat Ongkos
Penerbangan Langsung Umrah Jadi Prioritas, Kemenhaj Soroti Keamanan dan Ekonomi Nasional
Pasokan Gas Industri Jadi Prioritas, Bahlil Pangkas Ekspor ke Singapura 8 Persen
Storage Minyak Mentah Jadi Strategi Pemerintah Pangkas Jalur Impor Energi
Taman Anak Sejahtera Surakarta Pantau Tumbuh Kembang Anak dan Bantu Orang Tua Bekerja
MagangHub Batch 3: Kemnaker Perluas Peluang Magang lewat Kemitraan Perusahaan
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sekolah Rakyat Serap 97 Ribu Pekerja Lokal, Akses Pendidikan Diperluas di 32 Provinsi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan Katadata Angkat Teladan Habibie, Gus Dur, dan William Soeryadjaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Beasiswa ADiK Manokwari Selatan Kini Bisa Diakses Lewat Sekolah, Siswa Hemat Ongkos

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penerbangan Langsung Umrah Jadi Prioritas, Kemenhaj Soroti Keamanan dan Ekonomi Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pasokan Gas Industri Jadi Prioritas, Bahlil Pangkas Ekspor ke Singapura 8 Persen

Berita Terbaru