Destinasi Wisata Religi Masjid At-Thohir Kian Diperkuat Berbasis Zona KHAS di Jawa Barat

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi Wisata Religi Masjid At-Thohir Kian Diperkuat Berbasis Zona KHAS di Jawa Barat (foto: detik)

Destinasi Wisata Religi Masjid At-Thohir Kian Diperkuat Berbasis Zona KHAS di Jawa Barat (foto: detik)

Sisipublik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengembangkan kawasan Wisata Religi Masjid At-Thohir Melalui program Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism. Pemerintah mulai mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi religi berbasis Zona KHAS yang mengutamakan aspek Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat.

Program yang di luncurkan di Masjid At-Thohir, Kota Depok, pada 9 Juli 2026 itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat Wisata Religi Masjid At-Thohir sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wisata Religi Masjid At-Thohir Didorong Menjadi Zona KHAS

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menjelaskan pemerintah tengah melakukan pendampingan terhadap Masjid At-Thohir. Pendampingan tersebut bertujuan menjadikan masjid itu sebagai destinasi wisata religi pertama di Jawa Barat yang menerapkan konsep Zona KHAS.

Selain itu, pemerintah menggandeng Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Kolaborasi tersebut di harapkan mampu memperkuat ekosistem wisata ramah Muslim sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.

Baca Juga :  Instruksi Presiden Jalan Daerah Dorong Konektivitas Nasional, Prabowo Ungkap Manfaat Besarnya bagi Daerah

Pemkot Depok Berkomitmen Mendukung Pengembangan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan wisata religi tersebut. Menurutnya, Kota Depok merasa bangga karena di percaya menjadi lokasi peluncuran program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menilai pembangunan sektor pariwisata saat ini tidak hanya mengejar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Sebaliknya, pemerintah juga berfokus pada peningkatan kualitas destinasi, pelayanan berbasis data, serta kerja sama antarpemangku kepentingan.

Masjid At-Thohir Miliki Nilai Religius dan Potensi Wisata

Chandra menegaskan Masjid At-Thohir telah menjadi simbol nilai religius di Kota Depok. Di sisi lain, masjid tersebut juga menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga :  Korea Selatan Berlakukan Bebas Visa untuk WNI hingga Akhir 2026, Ini Syarat yang Wajib Diketahui

Karena itu, keberadaannya berpotensi menarik wisatawan dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. Pemerintah Kota Depok pun siap mendukung setiap program yang memperkuat wisata ramah Muslim di wilayahnya.

Lebih lanjut, Chandra meyakini sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Data Pariwisata Jawa Barat Kini Lebih Mudah Diakses

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memperkenalkan capaian pembangunan sektor pariwisata melalui Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional Jawa Barat.

Selanjutnya, masyarakat dapat memperoleh informasi kepariwisataan secara gratis melalui laman Smiling West Java. Platform tersebut menyajikan data yang akurat, terkini, serta terintegrasi sehingga dapat di manfaatkan oleh wisatawan, pelaku usaha, maupun pemangku kebijakan. (j/*)

Berita Terkait

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda
Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura
Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global
Michelin Keys 2026 Bertambah, 47 Hotel Indonesia Raih Pengakuan Global
Perluas Pasar Jepang, Kemenpar Dorong Wisatawan Jelajahi Destinasi di Luar Bali
Event by Indonesia Catat Dampak Ekonomi Rp1,09 Triliun, Konser Internasional Jadi Penggerak Pariwisata
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka

Selasa, 29 September 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global

Berita Terbaru