Forest Wellness Experience Purworejo Jadi Pilihan Wisatawan untuk Menemukan Ketenangan Diri Saat Liburan

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forest Wellness Experience Purworejo Jadi Pilihan Wisatawan untuk Menemukan Ketenangan Diri Saat Liburan (foto: purworejosport)

Forest Wellness Experience Purworejo Jadi Pilihan Wisatawan untuk Menemukan Ketenangan Diri Saat Liburan (foto: purworejosport)

Sisipublik.com – Forest Wellness Experience Purworejo menjadi pilihan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengisi waktu libur dengan aktivitas yang berfokus pada kesehatan fisik dan mental. Program bertajuk “Moekti Diri” tersebut berlangsung di DeLoano Glamping, Purworejo, Jawa Tengah, pada 13–14 Juni 2026.

Sebanyak 18 peserta, yang mayoritas berasal dari Jakarta, mengikuti berbagai kegiatan yang mengajak mereka mengenali diri sekaligus membangun keseimbangan hidup. Program ini memadukan suasana alam hutan dengan aktivitas refleksi diri, seni, serta pengenalan tradisi lokal khas Bukit Menoreh.

Forest Wellness Experience Purworejo menghadirkan pendekatan wisata, menikmati udara segar kawasan hutan, peserta juga mempelajari kekayaan gastronomi lokal melalui tradisi jamu untuk meningkatkan kesadaran diri dan kualitas kesehatan mental.

Forest Wellness Experience Purworejo Hadirkan Aktivitas Refleksi Diri

Para peserta menjalani berbagai aktivitas yang bertujuan membantu mereka memahami karakter dan kondisi emosional masing-masing. Mereka memilih satu warna spidol yang paling menarik perhatian, kemudian menggambar di atas kertas dengan mata tertutup.

Baca Juga :  Pemkab Indramayu Serahkan pengelolaan RSUD MA Sentot Patrol ke Pemprov Jabar, Pelayanan Kesehatan Diperkuat

Setelah itu, peserta memilih gambar tertentu dan menghubungkannya dengan pengalaman hidup yang pernah mereka alami. Proses tersebut membantu mereka mengeksplorasi perasaan sekaligus menemukan makna dari perjalanan hidup masing-masing.

Kegiatan berlanjut dengan sesi art healing. Peserta memilih warna cat air dan kuas untuk melukis di atas kain sesuai kreativitas mereka. Menariknya, setiap peserta kemudian bergantian melukis di kain milik peserta lain hingga seluruh karya berubah menjadi perpaduan warna yang unik.

Metode tersebut mendorong interaksi, kebersamaan, serta rasa saling mendukung selama proses penyembuhan diri berlangsung.

Peserta Rasakan Pengalaman Bermakna

Salah satu peserta, Maharani Divaningtyas dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti kegiatan tersebut bersama keluarganya. Ia menilai program yang dijalaninya memberikan pengalaman berharga dan membuka pandangannya mengenai proses penyembuhan diri.

Menurut Maharani, proses healing tidak berlangsung secara instan. Sebaliknya, seseorang memerlukan waktu, kesabaran, dan dukungan dari lingkungan sekitar untuk melewati berbagai tantangan kehidupan.

Forest Wellness Experience Purworejo Dorong Kesadaran Pentingnya Wellness

Program Forest Wellness Experience Purworejo merupakan hasil kolaborasi biro perjalanan Remen Jawi dengan Badan Otorita Borobudur. Project Management Remen Jawi, Alma Pandita, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan selama satu tahun dan rutin di gelar setiap dua bulan sekali.

Baca Juga :  Sherly Tjoanda Fokus Perluas Akses Kesehatan dan Bantuan Sosial untuk Warga Maluku Utara

Menurut Alma, penyelenggara ingin memperkenalkan konsep wellness kepada masyarakat yang lebih luas. Mereka berharap semakin banyak orang memahami pentingnya menjaga ketenangan diri, kesehatan mental, dan keseimbangan hidup di tengah aktivitas yang semakin padat.

Program Moekti Diri menawarkan dua pilihan paket, yaitu paket satu hari dan dua hari. Peserta yang memilih paket satu hari dapat kembali setelah agenda makan malam. Sementara itu, peserta paket dua hari menginap di DeLoano Glamping dan melanjutkan rangkaian kegiatan pada hari berikutnya.

Melalui konsep wisata berbasis alam dan pemulihan diri, program ini terus menarik minat wisatawan yang mencari pengalaman liburan berbeda sekaligus bermanfaat bagi kesehatan mental maupun fisik. (j/*)

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
GATF 2026 Dorong Wisata Domestik di Tengah Pertumbuhan Perjalanan Wisnus
Museum Le Mayeur Hadapi Tantangan Konservasi, Promosi Koleksi Jadi Perhatian
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Wisata Selam Maratua Dibidik untuk Perluas Pasar Malaysia dan Singapura
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Rabu, 2 September 2026 - 08:00 WIB

GATF 2026 Dorong Wisata Domestik di Tengah Pertumbuhan Perjalanan Wisnus

Selasa, 1 September 2026 - 14:00 WIB

Museum Le Mayeur Hadapi Tantangan Konservasi, Promosi Koleksi Jadi Perhatian

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Berita Terbaru