Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar, Dua Wakil Merah Putih Raih Posisi Runner-up

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar, Dua Wakil Merah Putih Raih Posisi Runner-up (foto: pbsi)

Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar, Dua Wakil Merah Putih Raih Posisi Runner-up (foto: pbsi)

Sisipublik.com – Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar bagi tuan rumah setelah dua wakil Merah Putih yang tampil di partai puncak belum mampu mengamankan kemenangan. Pada laga final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026), Indonesia menutup turnamen dengan dua posisi runner-up.

Meski mendapat dukungan penuh dari publik sendiri, langkah para wakil Indonesia terhenti di laga penentuan. Hasil tersebut membuat penantian gelar juara Indonesia di ajang bergengsi level Super 1000 kembali berlanjut.

Sementara itu, Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar setelah harapan terakhir di sektor ganda putra juga belum membuahkan hasil. Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal mempertahankan momentum saat menghadapi pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Indonesia Gagal Maksimalkan Dua Kesempatan di Final

Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil di final. Namun, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu menghadapi perlawanan solid dari Victor Lai asal Kanada.

Sejak awal pertandingan, Victor Lai tampil konsisten dan mampu mengendalikan ritme permainan. Jonatan berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi lawannya berhasil menjaga keunggulan hingga menutup laga dengan kemenangan dua gim langsung 21-19 dan 21-8.

Baca Juga :  Kapten Pertama Real Madrid, Federico Valverde Siap Emban Tanggung Jawab di Era Jose Mourinho

Kemudian, harapan publik Indonesia beralih ke sektor ganda putra. Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin membuka pertandingan dengan meyakinkan setelah merebut gim pertama 21-13.

Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar di Hadapan Pendukung Sendiri

Meski unggul lebih dulu, Raymond dan Nikolaus tidak mampu mempertahankan performa terbaiknya pada dua gim berikutnya. Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin meningkatkan tekanan serta tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Alhasil, pasangan Malaysia tersebut membalikkan keadaan dengan kemenangan 21-18 dan 21-10 pada dua gim terakhir. Hasil itu sekaligus memastikan Indonesia kembali gagal meraih gelar juara Indonesia Open.

Selain itu, capaian runner-up dari Jonatan Christie serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi hasil terbaik wakil tuan rumah pada edisi tahun ini.

Sebagai catatan, gelar terakhir Indonesia di Indonesia Open masih berasal dari sektor ganda putra melalui pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon pada 2021.

Lima Negara Berbagi Gelar Juara

Menariknya, Indonesia Open 2026 menghadirkan juara dari lima negara berbeda. Denmark, Korea Selatan, Jepang, Kanada, dan Malaysia sama-sama membawa pulang satu gelar juara.

Baca Juga :  Swasembada Bawang Putih Jadi Target Baru, Kementan Siapkan 100.000 Hektare Lahan

Persaingan yang merata tersebut menunjukkan tingginya kualitas kompetisi di level elite dunia. Setiap sektor menghadirkan pemenang berbeda, sehingga tidak ada satu negara yang mendominasi turnamen tahun ini.

Hasil Final Indonesia Open 2026

Tunggal Putri

  • An Se Young (Korea Selatan) mengalahkan Akane Yamaguchi (Jepang) 23-21, 21-12

Ganda Campuran

  • Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) mengalahkan Cheng Xing/Zhang Chi (China) 21-19, 23-21

Tunggal Putra

  • Victor Lai (Kanada) mengalahkan Jonatan Christie (Indonesia) 21-19, 21-8

Ganda Putri

  • Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang) mengalahkan Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) 21-15, 18-21, 21-18

Ganda Putra

  • Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) mengalahkan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) 13-21, 21-18, 21-10

Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup Indonesia Open 2026 tanpa gelar juara. Meski demikian, keberhasilan dua wakil mencapai partai final tetap menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya. (j/*)

Berita Terkait

Omzet UMKM Mandalika Tembus Rp2,94 Miliar, Kuliner Lokal Jadi Penopang Penjualan MotoGP 2026
Bonus Atlet Asian Games 2026 Capai Rp158,3 Miliar, Prestasi Indonesia Lampaui Target
Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar
Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui
Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:34 WIB

Omzet UMKM Mandalika Tembus Rp2,94 Miliar, Kuliner Lokal Jadi Penopang Penjualan MotoGP 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Bonus Atlet Asian Games 2026 Capai Rp158,3 Miliar, Prestasi Indonesia Lampaui Target

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Berita Terbaru