Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik hingga Juli 2026, Perhitungan Masih Berlangsung

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik hingga Juli 2026 (foto: suara.com)

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik hingga Juli 2026 (foto: suara.com)

Sisipublik.com – Pemerintah Indonesia rencanya akan memberikan subsidi kendaraan listrik pada bulan juni 2026, pemberian insentif tersebut di tunda selama satu bulan.

“Insentif EV masih di tunda satu bulan lagi,” kata Purbaya kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Saat wartawan menanyakan alasan di balik penundaan itu, Purbaya menjelaskan pemerintah masih mematangkan beberapa aspek perhitungan agar pelaksanaan insentif berjalan sesuai target.

“Ada perhitungan yang masih di hitung,” katanya.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Dorong Ekonomi Nasional yang Lebih Merata dan Berpihak pada Rakyat

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan program insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik. Jumlah itu terbagi masing-masing 100 ribu unit untuk mobil listrik dan 100 ribu unit untuk motor listrik.

Awalnya pemerintah menargetkan program mulai berjalan pada Juni 2026. Namun, dengan keputusan terbaru ini, pelaksanaan di perkirakan bergeser ke Juli 2026.

Untuk motor listrik, pemerintah sudah menyiapkan bantuan sebesar Rp5 juta per unit. Sementara itu, besaran insentif mobil listrik masih dalam tahap pembahasan.

Baca Juga :  Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Mencapai 1,1 Juta

Dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta Pusat pada 5 Mei 2026, Purbaya sempat menjelaskan skema awal pemberian bantuan tersebut. Pemerintah berencana menyalurkan subsidi tahap pertama untuk 100 ribu unit mobil listrik. Jika kuota terpenuhi, pemerintah akan membuka tahap berikutnya.

Skema serupa juga berlaku untuk motor listrik dengan kuota awal 100 ribu unit.

Kebijakan insentif kendaraan listrik menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. (j/*)

Berita Terkait

Voucher Listrik PLN di bagikan Bulan Juni 2026, Pelanggan Bisa Dapat Bonus Rp10.000
Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY
DPR Optimistis BGN Lebih Optimal di Bawah Kepemimpinan Baru
BGN Punya Pimpinan Baru, Nanik S. Deyang Gantikan Dadan Hindayana
Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional
Apresiasi Wakil Perdana Menteri Qatar ke Pengawal Wanita Kunjungan di Kemenhan
Mendikti: 122 Program Studi Bertransformasi pada 2026, Kampus Sesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

Voucher Listrik PLN di bagikan Bulan Juni 2026, Pelanggan Bisa Dapat Bonus Rp10.000

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:00 WIB

Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:58 WIB

DPR Optimistis BGN Lebih Optimal di Bawah Kepemimpinan Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

BGN Punya Pimpinan Baru, Nanik S. Deyang Gantikan Dadan Hindayana

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional

Berita Terbaru

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak, Kebersamaannya dengan Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan (foto: @mom_ayting92_)

Showbiz

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:00 WIB

Pemesanan Tiket Konser BTS Setelah Kembali Bersama Menjadi Momen yang Paling Dinantikan Penggemar (foto: t2online)

Showbiz

Tiket BTS Jakarta Dibuka, Siap Mendapatkan Kursi Impian

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:00 WIB