Opsi Menteri Keuangan Menurut Chatib Basri, Fokus pada Efisiensi Anggaran di Tengah Tantangan Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Opsi Menteri Keuangan Menurut Chatib Basri, Efisiensi Anggaran Dinilai Lebih Realistis (foto: komps)

Opsi Menteri Keuangan Menurut Chatib Basri, Efisiensi Anggaran Dinilai Lebih Realistis (foto: komps)

Sisipublik.com – Opsi Menteri Keuangan menurut Chatib Basri pada dasarnya hanya terdiri dari tiga langkah utama, yakni menaikkan penerimaan, memangkas pengeluaran, atau menambah pembiayaan melalui utang. Meski terlihat sederhana, setiap keputusan memiliki dampak besar terhadap kondisi fiskal nasional.

Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, menyampaikan pandangannya saat menghadiri Grab Business Forum di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Ia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan negara bergantung pada tiga instrumen utama yang tersedia bagi Menteri Keuangan.

Menurut Chatib, opsi Menteri Keuangan menurut Chatib Basri memang terbatas. Namun, penerapannya memerlukan pertimbangan matang karena kondisi ekonomi global dan domestik masih menghadirkan tantangan yang tidak ringan.

Opsi Menteri Keuangan Menurut Chatib Basri dalam Mengelola Fiskal

Chatib menjelaskan bahwa pemerintah dapat meningkatkan penerimaan negara, mengurangi belanja, atau mencari tambahan pembiayaan melalui utang. Akan tetapi, ia menilai setiap langkah memiliki konsekuensi tersendiri.

Baca Juga :  Ini Daftar 15 Kode Redeem FF 20 Juli 2026 yang Berpeluang Beri Skin dan Bundle Gratis

Selain itu, ia menilai kenaikan pajak belum menjadi pilihan yang ideal. Kebijakan tersebut berpotensi mengurangi daya beli masyarakat yang masih membutuhkan dukungan untuk menjaga aktivitas ekonomi.

Sementara itu, penambahan utang juga memerlukan kehati-hatian. Kenaikan suku bunga global membuat biaya pendanaan semakin tinggi sehingga dapat meningkatkan beban keuangan negara.

Opsi Menteri Keuangan Menurut Chatib Basri, Efisiensi Jadi Pilihan Realistis

Dalam situasi saat ini, Chatib memandang rasionalisasi anggaran sebagai langkah yang lebih realistis. Pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap program-program yang memiliki manfaat ekonomi terbatas.

Di samping itu, pemerintah juga dapat meninjau kembali pemberian subsidi agar lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat kondisi fiskal tanpa menambah tekanan utang dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Swasembada Bawang Putih Jadi Target Baru, Kementan Siapkan 100.000 Hektare Lahan

Menurutnya, biaya pendanaan yang semakin mahal membuat pemerintah perlu lebih selektif dalam mencari pembiayaan baru. Karena itu, pengelolaan anggaran yang efisien menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga kesehatan keuangan negara.

Tantangan Ekonomi Membutuhkan Kebijakan yang Tepat

Chatib menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak hanya berkaitan dengan angka, tetapi juga menyangkut dampaknya terhadap masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.

Oleh sebab itu, pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan fiskal dengan kondisi ekonomi yang berkembang. Dengan langkah yang tepat, stabilitas keuangan negara dapat tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global. (j/*)

Berita Terkait

Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026
Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian
Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar
KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli
Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG
Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:00 WIB

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:55 WIB

Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG

Berita Terbaru