Modernisasi Rumah Sakit Nasional Jadi Fokus, Prabowo Targetkan Renovasi Hingga 400 RS dalam 3 Tahun

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Modernisasi Rumah Sakit Nasional Jadi Fokus, Prabowo Targetkan Renovasi Hingga 400 RS dalam 3 Tahun (foto: setneg)

Modernisasi Rumah Sakit Nasional Jadi Fokus, Prabowo Targetkan Renovasi Hingga 400 RS dalam 3 Tahun (foto: setneg)

Sisipublik.com – Pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan melalui program Modernisasi Rumah Sakit Nasional di beberapa daerah di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan, perbaikan, dan renovasi sekitar 350 hingga 400 rumah sakit dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.

Saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026), Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah telah menyusun rencana bersama Kementerian Kesehatan untuk mempercepat peningkatan infrastruktur kesehatan di seluruh kabupaten.

Selain memperbaiki rumah sakit, pemerintah juga menyiapkan program pembaruan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama. Karena itu, sekitar 10.000 puskesmas di berbagai wilayah akan ikut mendapatkan peningkatan sarana dan modernisasi melalui program Modernisasi Rumah Sakit Nasional yang telah masuk dalam agenda pembangunan kesehatan jangka menengah.

Baca Juga :  Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 Masuk Peringkat 53, Lampaui Washington DC dan Abu Dhabi

Modernisasi Rumah Sakit Nasional Diperkuat dengan Pembaruan Puskesmas

Menurut Prabowo, peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya berfokus pada rumah sakit. Pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Oleh sebab itu, pembaruan fasilitas dan peralatan puskesmas menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan layanan kesehatan yang lebih merata. Dengan dukungan sarana yang lebih baik, masyarakat di daerah dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas.

Distribusi Alat Kesehatan Modern Terus Diperluas

Di sisi lain, pemerintah saat ini menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional melalui distribusi peralatan medis modern ke berbagai daerah.

Prabowo mengungkapkan bahwa hampir 1.000 unit alat kesehatan modern telah mulai di salurkan ke rumah sakit daerah di seluruh Indonesia. Program tersebut menjangkau 514 kabupaten dan kota sebagai bagian dari percepatan peningkatan mutu layanan kesehatan.

Baca Juga :  Penasihat Khusus Ketenagakerjaan Jadi Alasan Prabowo Gandeng Said Iqbal Perkuat Komunikasi Buruh

Lebih lanjut, sejumlah rumah sakit daerah telah mulai menerima dan memanfaatkan teknologi kesehatan terbaru. Pemerintah berkomitmen untuk terus menambah dukungan peralatan medis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Pembangunan RSUD Berjalan Bertahap di Berbagai Daerah

Sementara itu, pemerintah juga mencatat kemajuan dalam pembangunan rumah sakit umum daerah selama dua tahun terakhir. Pada 2025, pemerintah membangun 22 RSUD di berbagai wilayah Indonesia.

Kemudian, pada 2026, pemerintah kembali melanjutkan pembangunan 22 RSUD lainnya. Program tersebut menjadi bagian dari strategi besar Modernisasi Rumah Sakit Nasional yang menargetkan peningkatan kapasitas layanan kesehatan dalam tiga tahun mendatang.

Melalui pembangunan, renovasi, modernisasi peralatan, serta pembaruan puskesmas, pemerintah berharap kualitas layanan kesehatan nasional terus meningkat dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah terpencil. (j/*)

Berita Terkait

Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026
Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian
Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar
KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli
Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG
Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:00 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:00 WIB

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

Berita Terbaru