Data Terverifikasi Jadi Kunci Penyaluran Bantuan Pascabencana Pidie Jaya

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta (foto: kementerian sosial)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta (foto: kementerian sosial)

Sisipublik.com – Data terverifikasi menjadi salah satu perhatian dalam penyaluran bantuan pascabencana di Pidie Jaya, Aceh. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk memastikan data korban dan calon penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkab Pidie Jaya dalam melengkapi serta memverifikasi data tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Data terverifikasi untuk penyaluran bantuan

Gus Ipul menilai data terverifikasi membantu pemerintah memastikan bantuan pascabencana menjangkau masyarakat yang benar-benar terdampak. Menurut dia, proses pemeriksaan data membutuhkan waktu karena pemerintah perlu menyesuaikannya dengan kondisi faktual di lapangan.

Baca Juga :  Gempa NTT: Pemerintah Kerahkan Tim Pusat dan 50.000 Paket Bantuan ke Maumere

Kemensos menyebut dua tahap pengajuan bantuan dari Pidie Jaya telah melalui proses verifikasi. Sebagian bantuan juga sudah tersalurkan, sedangkan sebagian lainnya masih menjalani proses.

Karena itu, pemerintah daerah perlu terus memperbarui dan memastikan ketepatan data penerima. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses pemulihan yang tidak hanya mencakup penyaluran bantuan, tetapi juga penanganan dampak bencana secara lebih luas.

Pemkab Pidie Jaya lengkapi data penerima

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan pemerintah daerah telah melengkapi dan memverifikasi data korban serta penerima bantuan pascabencana. Pemkab kemudian menyerahkan data tersebut kepada pemerintah pusat untuk proses pemeriksaan lanjutan.

Sibral berharap proses verifikasi dan validasi berikutnya dapat meminimalkan kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dengan demikian, data yang digunakan pemerintah dapat semakin sesuai dengan kondisi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Kebijakan Pengelolaan Sampah di Jawa Barat Diperluas, SMA, SMK, dan Kampus Jadi Motor Budaya Lingkungan

Sebelumnya, Pidie Jaya juga masih menghadapi sejumlah pekerjaan dalam pemulihan pascabencana. Kemenko PMK pada 15 September 2026 mencatat adanya pembahasan mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian serta pemulihan sektor ekonomi produktif seperti lahan pertanian dan tambak.

Pemulihan membutuhkan koordinasi berkelanjutan

Gus Ipul menyebut penanganan Pidie Jaya dapat menjadi pembelajaran dalam memperkuat koordinasi antarpemerintah saat menghadapi bencana. Selain memastikan bantuan tersalurkan, pemerintah juga perlu memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya.

Dengan demikian, proses pemulihan Pidie Jaya tidak berhenti pada distribusi bantuan. Pemerintah pusat dan daerah masih perlu memastikan kebutuhan masyarakat terdampak teridentifikasi secara akurat serta mendukung pemulihan kehidupan warga secara bertahap.

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Kota Medan Rampung, Pemeliharaan Jadi Kunci Keberlanjutan Fasilitas
Bedah Rumah Petamburan Jadi Ujian Ketepatan Sasaran Bantuan Hunian Jakarta
Kampung Losida Kompleks Yuka Gunakan Pot untuk Kelola Sampah Organik di Lahan Gambut Pontianak
Literasi Bisnis Padang Pariaman Buka Jalur Pendampingan dan Akses Modal bagi Pelaku Ekraf
Pascagempa NTT, Siswa SMA Muhammadiyah Boleng Dapat Pendampingan Kesehatan Mental
Jembatan Manyar Dibuka, Jalur Logistik Gresik ke KEK JIIPE Kini Lebih Lancar
Potensi Laut Momiwaren Dibidik untuk Buka Lapangan Kerja Baru
1.000 Pompa Air Disiapkan untuk Jaga Panen Padi dan Jagung di Grobogan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:00 WIB

Sekolah Rakyat Kota Medan Rampung, Pemeliharaan Jadi Kunci Keberlanjutan Fasilitas

Sabtu, 19 September 2026 - 15:00 WIB

Data Terverifikasi Jadi Kunci Penyaluran Bantuan Pascabencana Pidie Jaya

Jumat, 18 September 2026 - 15:00 WIB

Kampung Losida Kompleks Yuka Gunakan Pot untuk Kelola Sampah Organik di Lahan Gambut Pontianak

Jumat, 18 September 2026 - 13:00 WIB

Literasi Bisnis Padang Pariaman Buka Jalur Pendampingan dan Akses Modal bagi Pelaku Ekraf

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Pascagempa NTT, Siswa SMA Muhammadiyah Boleng Dapat Pendampingan Kesehatan Mental

Berita Terbaru