Sisipublik.com – Rapat kerja DPRD Kota Bogor bersama Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah II Jawa Barat mendorong Program Sekolah Maung di prioritaskan bagi warga Kota Bogor. Program pendidikan tersebut akan di laksanakan di SMA Negeri 1 Kota Bogor dan SMK Negeri 3 Kota Bogor bagi siswa berprestasi. Dalam pembahasan tersebut mencakup petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis, hingga kriteria seleksi bagi calon peserta didik.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur menyampaikan Terdapat empat jalur penerimaan dalam Sekolah Maung, yakni potensi akademik, prestasi akademik, akademik berbasis sertifikat, dan non-akademik. Setiap jalur memiliki komposisi penilaian berbeda yang menggabungkan nilai rapor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta capaian sertifikat sesuai bidang yang di pilih
Jadwal pendaftaran sangat terbatas pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026, untuk hasil seleksi akan di lakukan pada bulan depan tepatnya tanggal 8 Juni 2026. DPRD Kota Bogor menilai kesiapan sistem perlu di perhatikan untuk mengikuti pendaftaran sekolah Sekolah Maung.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor juga menyoroti skema domisili dan peluang kerja sama dengan sekolah swasta pendamping yang hingga kini masih menunggu kejelasan mekanisme. “kuota domisili di harapkan dapat memberi prioritas kepada warga Kota Bogor mengingat keterbatasan jumlah sekolah menengah atas negeri di wilayah tersebut. Selain kesiapan teknis, kejelasan kerjasama dengan sekolah swasta pendamping, mengingat keterbatasan jumlah sekolah menengah atas negeri di wilayah tersebut” ujarnya .
Seleksi yang dilakukan di SMK Negeri 3 Kota Bogor berdasarkan nilai rapor dengan bobot penilaian yang di sesuaikan dengan jurusan pilihan calon peserta didik. Kompetensi keahlian yang di buka kuliner, busana, tata kecantikan, perhotelan, dan teknik komputer jaringan.
DPRD Kota Bogor juga meminta Program Sekolah Maung agar pembiayaan tes psikologi tidak menjadi hambatan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Seluruh Siswa Kota Bogor berkesempatan memperoleh pendidikan berkualitas dengan dukungan sistem seleksi yang adil, terukur. (j/*)










Komentar