Sisipublik.com – Kunjungan kerja ke China, Pemerintah Kota Bekasi untuk persiapan pembangunan PSEL Kota Bekasi. Langkah ini bertujuan mempelajari secara langsung teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik yang akan di terapkan pada proyek strategis tersebut. Pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang sama sebelum pembangunan fisik di mulai.
Rombongan di pimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono. Kunjungan tersebut juga melibatkan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi bersama jajaran Komisi II DPRD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Kiswatiningsih, serta sejumlah perwakilan masyarakat Bantargebang. Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun proses yang terbuka dan partisipatif.
PSEL Kota Bekasi Jadi Acuan Pembelajaran Teknologi Pengolahan Sampah
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan rombongan mengunjungi fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang di kelola Wangneng Environment di Huzhou, China. Melalui kunjungan tersebut, seluruh peserta dapat menyaksikan langsung tahapan pengelolaan sampah hingga menghasilkan energi listrik.
Selain itu, peserta mempelajari proses penerimaan sampah, sistem pembakaran, pengendalian emisi, hingga mekanisme produksi listrik. Dengan cara itu, pemerintah ingin memastikan teknologi yang akan di terapkan memenuhi standar operasional dan perlindungan lingkungan.
Kiswatiningsih menegaskan bahwa kunjungan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai sistem kerja fasilitas modern. Karena itu, seluruh pihak dapat memahami manfaat teknologi sekaligus mengetahui aspek lingkungan yang menjadi perhatian utama dalam operasional PLTSa.
Pemerintah Bangun Transparansi Bersama DPRD dan Masyarakat
Di sisi lain, Pemkot Bekasi mengajak unsur legislatif dan masyarakat agar seluruh proses berjalan secara transparan. Pemerintah ingin semua pihak memperoleh informasi yang utuh mengenai teknologi yang akan di gunakan dalam proyek PSEL.
Menurut Kiswatiningsih, pemerintah sengaja melibatkan berbagai elemen agar tidak muncul perbedaan persepsi selama proyek berlangsung. Dengan melihat langsung operasional fasilitas di China, peserta dapat menilai bagaimana teknologi tersebut bekerja dalam kondisi nyata.
Selanjutnya, pemerintah berharap hasil kunjungan dapat memperkuat dukungan terhadap pembangunan PSEL Kota Bekasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap proyek pengelolaan sampah modern.
Biaya Kunjungan Ditanggung Wangneng Environment
Kunjungan kerja ke China merupakan salah satu tahapan sebelum pembangunan fisik proyek di mulai. Saat ini, Pemkot Bekasi terus mempercepat persiapan agar proyek dapat segera memasuki tahap konstruksi.
Kiswatiningsih memastikan seluruh biaya perjalanan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Wangneng Environment sebagai Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) menanggung seluruh pembiayaan kegiatan tersebut.
Dengan demikian, pemerintah daerah tetap dapat menjalankan proses persiapan tanpa membebani anggaran publik. Informasi tersebut sekaligus menjadi bentuk keterbukaan mengenai pelaksanaan proyek.
Bantargebang Diarahkan Menjadi Pusat Inovasi Lingkungan
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai pembangunan PSEL memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar mengolah sampah. Pemerintah ingin menjadikan Bantargebang sebagai kawasan yang identik dengan inovasi lingkungan dan energi terbarukan.
Selama ini, masyarakat mengenal Bantargebang sebagai lokasi pengelolaan sampah terbesar di Indonesia. Namun, pemerintah berupaya mengubah citra tersebut melalui pengembangan teknologi yang mampu menghasilkan energi listrik dari sampah.
Selain menghasilkan energi, proyek ini juga di harapkan membuka peluang ekonomi baru, mendukung pengembangan ekonomi hijau, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, Pemkot Bekasi menilai pembangunan PSEL menjadi langkah penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. (j/*)










Komentar