Sisipublik.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah yang bertujuan memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peresmian berlangsung di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan kerja Presiden ke wilayah Madura.
Sebelum acara peresmian dimulai, Presiden menerima paparan dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengenai perkembangan Instruksi Presiden Jalan Daerah di sejumlah provinsi. Paparan tersebut menjelaskan berbagai capaian pembangunan jalan yang telah berjalan selama tahun 2025.
Selanjutnya, Presiden menuju podium utama untuk mengikuti rangkaian acara. Menteri PU kemudian menyampaikan laporan terkait realisasi program yang menjadi prioritas pemerintah pusat tersebut.
Instruksi Presiden Jalan Daerah Perkuat Jalur Distribusi
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa program ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah. Pemerintah merancang kebijakan tersebut untuk mendukung ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air.
Menurut Dody, pemerintah berupaya memperlancar distribusi hasil produksi dari daerah menuju pasar. Karena itu, pembangunan jalan tidak hanya meningkatkan akses transportasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara kawasan produksi dan pusat konsumsi.
Selain itu, pemerintah ingin memastikan rantai pasok berjalan lebih efisien. Dengan konektivitas yang lebih baik, pelaku usaha dan masyarakat dapat memanfaatkan akses distribusi yang lebih cepat dan terjangkau.
Dody menyampaikan bahwa capaian nasional program pada tahun 2025 mencakup pembangunan serta peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,41 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kini menjangkau lebih banyak wilayah. Pemerintah terus memperluas manfaat pembangunan agar masyarakat di berbagai daerah merasakan akses yang setara.
Jalan Daerah Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan di berbagai daerah. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional.
Presiden mengaku bangga karena pembangunan jalan daerah berhasil terlaksana di seluruh pelosok Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata.
Lebih jauh, Presiden menegaskan bahwa jalan daerah memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung utama berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung dari desa hingga pusat perdagangan.
Ia menjelaskan bahwa jalan memudahkan petani, nelayan, dan pelaku usaha mengirim hasil produksi ke pasar serta pusat distribusi. Sebaliknya, akses tersebut juga memperlancar masuknya kebutuhan masyarakat ke wilayah pedesaan.
Karena itu, pemerintah terus memperkuat pembangunan konektivitas daerah. Melalui jaringan jalan yang semakin baik, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi lokal dapat berkembang lebih cepat dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia. (j/*)










Komentar