Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas, DPR Soroti Daerah Kaya Batu Bara yang Belum Teraliri Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas, DPR Soroti Daerah Kaya Batu Bara yang Belum Teraliri Energi (foto: forestdigest)

Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas, DPR Soroti Daerah Kaya Batu Bara yang Belum Teraliri Energi (foto: forestdigest)

Sisipublik.com – Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas masih menjadi persoalan yang mendapat perhatian serius dari DPR RI. Di tengah melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki Pulau Kalimantan, sejumlah wilayah hingga kini belum menikmati layanan listrik yang memadai.

Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, mengungkapkan kondisi tersebut saat rapat bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, dan PT PLN (Persero) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Berdasarkan data pemerintah, sekitar 10.068 lokasi di Indonesia masih belum memperoleh akses listrik pada 2026. Wilayah tersebut tersebar di berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Papua, Maluku, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

Menurut Sigit, kondisi itu menjadi ironi karena Kalimantan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam terbesar di Indonesia. Pulau ini memiliki kekayaan batu bara, perkebunan, hingga berbagai komoditas strategis yang menopang perekonomian nasional.

Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas, DPR Minta Strategi yang Jelas

Selain menyoroti minimnya elektrifikasi, Sigit meminta pemerintah menjelaskan langkah konkret untuk memperluas layanan listrik di Kalimantan. Ia menilai pemerintah perlu menyusun peta jalan yang jelas agar masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati energi secara merata.

Selanjutnya, ia mendorong pemanfaatan berbagai sumber energi lokal. Potensi bioenergi berbasis sawit maupun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di nilai dapat menjadi solusi untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan utama.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan Strategi Hadapi El Nino 2026, Perkuat Modifikasi Cuaca dan Cegah Karhutla

Di sisi lain, pemerintah juga perlu menentukan metode yang paling efektif. Pilihan tersebut dapat berupa perluasan jaringan transmisi, pembangunan mini grid, atau pemasangan PLTS individual yang di lengkapi sistem penyimpanan energi berbasis baterai.

Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur saja belum cukup. Pemerintah perlu memastikan setiap fasilitas yang di bangun mampu beroperasi secara berkelanjutan sehingga masyarakat dapat menikmati manfaatnya dalam jangka panjang.

Akses Listrik Kalimantan Masih Terbatas, PLTS Menjadi Perhatian

Dalam rapat tersebut, Sigit menyoroti kondisi PLTS di Desa Lawang Tawang, Kecamatan Mandau Talawang, Kalimantan Tengah. Menurutnya, fasilitas tersebut tidak lagi beroperasi akibat persoalan pemeliharaan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program elektrifikasi tidak hanya bergantung pada pembangunan pembangkit. Pengelolaan dan perawatan yang berkesinambungan juga menjadi faktor penting agar layanan listrik tetap berjalan.

Karena itu, pemerintah dan pihak terkait perlu menyiapkan sistem pendampingan operasional yang kuat setelah proyek selesai di bangun.

Listrik Dorong Pendidikan dan Layanan Kesehatan

Lebih lanjut, Sigit meminta Kalimantan memperoleh perhatian lebih besar dalam program Listrik Desa. Ia mengaku masih menemukan wilayah pedalaman Kalimantan Tengah yang menghadapi keterbatasan akses energi.

Baca Juga :  Jonatan Christie ke Final Polytron Indonesia Open 2026 Setelah Bangkit dari Tekanan

Menurutnya, ketersediaan listrik berpengaruh langsung terhadap kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Tanpa listrik yang memadai, berbagai layanan dasar sulit berkembang secara optimal.

Selain itu, ia juga menyoroti tantangan pembangunan jaringan listrik di kawasan yang memiliki banyak sungai besar. Untuk mengatasi hambatan tersebut, PLN dapat mempertimbangkan penggunaan kabel bawah sungai sehingga perluasan jaringan tidak mengganggu aktivitas transportasi dan distribusi komoditas.

Cadangan Batu Bara Terbesar Berada di Kalimantan

Fakta tersebut semakin menarik perhatian karena Kalimantan menyimpan cadangan batu bara terbesar di Indonesia. Data Kementerian ESDM menunjukkan total cadangan batu bara di wilayah ini mencapai sekitar 14,9 miliar ton.

Kalimantan Timur menjadi daerah dengan cadangan terbesar, di susul Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sementara itu, Kalimantan menyimpan sekitar 62,1 persen sumber daya dan cadangan batu bara nasional.

Pada 2024, produksi batu bara dari Kalimantan mencapai sekitar 688 juta ton atau setara 82 persen dari total produksi nasional. Besarnya kontribusi tersebut memperlihatkan peran strategis Kalimantan dalam sektor energi Indonesia.

Oleh sebab itu, pemerataan akses listrik di berbagai wilayah Kalimantan terus menjadi agenda penting. Pemerintah di harapkan dapat mempercepat pembangunan dan memastikan masyarakat di daerah terpencil memperoleh layanan listrik yang andal, berkelanjutan, dan merata. (j/*)

Berita Terkait

Raih WTP Pemprov Maluku Utara Catat Sejarah Baru di Era Sherly Tjoanda
Pabrik Mobil Nasional Siap Serap 2.000 Tenaga Kerja, Pindad Targetkan Produksi Puluhan Ribu Unit
Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026, Pengendara Perlu Siapkan Jalur Alternatif
Dukungan Jakarta International Marathon, MRT Jakarta Operasi Lebih Awal dan Gratiskan Perjalanan Peserta
Ketahanan Energi Nasional Jadi Fokus, Prabowo Percepat Hilirisasi dan Jaga Stabilitas BBM Subsidi
Percepatan Revitalisasi Sekolah Jadi Fokus Prabowo, 71 Ribu Satuan Pendidikan Siap Diperbarui
Penataan Anggaran MBG Masih Berproses, Kemenkeu Ikuti Arahan Presiden
Penerima Manfaat MBG Ditata Ulang, BGN Fokuskan Program untuk Kelompok yang Lebih Membutuhkan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Raih WTP Pemprov Maluku Utara Catat Sejarah Baru di Era Sherly Tjoanda

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:07 WIB

Pabrik Mobil Nasional Siap Serap 2.000 Tenaga Kerja, Pindad Targetkan Produksi Puluhan Ribu Unit

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026, Pengendara Perlu Siapkan Jalur Alternatif

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:05 WIB

Dukungan Jakarta International Marathon, MRT Jakarta Operasi Lebih Awal dan Gratiskan Perjalanan Peserta

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Ketahanan Energi Nasional Jadi Fokus, Prabowo Percepat Hilirisasi dan Jaga Stabilitas BBM Subsidi

Berita Terbaru