Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Dikebut, Kesiapan SUGBK Capai 86 Persen

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau kondisi SUGBK dan sejumlah fasilitas olahraga di Jakarta sebagai bagian dari persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau kondisi SUGBK dan sejumlah fasilitas olahraga di Jakarta sebagai bagian dari persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Sisipublik.com – Persiapan venue FIFA ASEAN Cup 2026 memasuki tahap akhir setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau sejumlah fasilitas olahraga di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Pemeriksaan mencakup Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Stadion Madya, Lapangan ABC Senayan, hingga Stadion PTIK.

Peninjauan tersebut tidak hanya melihat kondisi lapangan. PSSI juga mengecek fasilitas pendukung yang akan menunjang aktivitas tim peserta selama turnamen berlangsung.

Di tengah persiapan itu, venue FIFA ASEAN Cup 2026 di kawasan GBK mendapat perhatian khusus. Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan pemeriksaan mencakup arena pertandingan serta fasilitas pendukung.

Menurut Rakhmadi, kesiapan SUGBK saat ini mencapai 86 persen. PPK-GBK masih melakukan sejumlah pekerjaan agar seluruh fasilitas memenuhi kebutuhan turnamen sebelum kedatangan tim FIFA dan peserta.

Perawatan Rumput Jadi Perhatian

Erick Thohir memeriksa langsung kondisi lapangan dan rumput SUGBK. Pada saat yang sama, petugas melakukan perawatan rutin untuk menjaga kualitas permukaan lapangan.

Baca Juga :  Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 usai Mengalahkan Prancis, La Furia Roja Tampil Dominan

Selain SUGBK, Stadion Madya dan Lapangan ABC mendapat pemeriksaan sebagai bagian dari fasilitas latihan. Kedua lokasi tersebut memiliki peran penting karena tim peserta membutuhkan lapangan latihan selama mengikuti turnamen.

Sementara itu, PPK-GBK juga menyiapkan langkah pembersihan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Rakhmadi memastikan petugas akan membersihkan area terdampak sebelum kompetisi berlangsung.

“Sejauh ini masih baik semuanya dan tetap akan kita bersihkan kembali,” kata Rakhmadi.

Stadion PTIK Dicek untuk Kebutuhan Tim

Setelah menyelesaikan peninjauan di kawasan GBK, Erick melanjutkan pemeriksaan ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan. Ia mengecek sejumlah fasilitas, termasuk lapangan, area transit pemain, dan toilet.

Selain kondisi fisik stadion, Erick berkoordinasi dengan pengelola PTIK mengenai aspek keamanan dan kebutuhan tim selama menjalani sesi latihan.

PSSI menempatkan fasilitas latihan sebagai bagian penting dari persiapan turnamen. Karena itu, kebutuhan pemain perlu tersedia secara memadai agar aktivitas latihan berjalan optimal.

Erick juga menyampaikan rencana untuk kembali mengunjungi fasilitas tersebut menjelang pelaksanaan pertandingan. Ia ingin memastikan persiapan venue berjalan sesuai kebutuhan tim nasional.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Raih Bonus Rp900 Juta, Apresiasi Juara AVC Men's Cup 2026 dan Target Lebih Tinggi

Indonesia Tampil di Grup A

FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertandingan Grup A, sedangkan pertandingan Grup B berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Skuad Garuda akan menghadapi Singapura pada 25 September, Malaysia pada 28 September, kemudian Bangladesh pada 1 Oktober. Seluruh pertandingan fase grup Indonesia dijadwalkan berlangsung di SUGBK.

Format turnamen membuat posisi juara grup menjadi sangat penting. Juara Grup A dan Grup B langsung bertemu pada final, sedangkan dua runner-up grup bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.

Dengan jadwal yang semakin dekat, kesiapan venue FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan Indonesia mampu menjalankan tugas sebagai tuan rumah sekaligus mendukung persiapan Timnas Indonesia.

Berita Terkait

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
ISS 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp17 Miliar, Peluang Investasi Tembus Rp1,12 Triliun
PSSI Perkuat Standar Medis Sepak Bola, Dokter dan Fisioterapis Disiapkan Jadi Penggerak Perubahan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

Berita Terbaru