Jabar buka Sekolah Maung, Ini Konsep dan Syarat Masuk Program Unggulan Dedi Mulyadi

Seleksi Sekolah Maung Lebih Ketat dari Sekolah Reguler

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa siswi SMA (foto: Ilustrasi/AI)

Siswa siswi SMA (foto: Ilustrasi/AI)

Sisipublik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program Sekolah Manusia Unggul (Maung) pada 25-29 Mei 2026. Program khusus jenjang SMA dan SMK ini hadir untuk menjaring siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Sebanyak 41 sekolah masuk dalam program tersebut, terdiri dari 28 SMA negeri dan 13 SMK yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari Bogor, Bekasi, Bandung hingga Cirebon.

Dengan sebaran tersebut, Pemprov Jawa Barat ingin memperluas akses pendidikan unggulan di berbagai wilayah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan Sekolah Maung merupakan pengembangan dari konsep sekolah favorit yang sebelumnya di kenal di tiap kota dan kabupaten.

“Sekolah Maung menjadi ruang bagi siswa dengan kemampuan akademik dan non-akademik terbaik untuk berkembang lebih maksimal,” ujar Dedi Mulyadi.

Fokus Cetak Generasi Unggul

Mengacu pada konsep resminya, Sekolah Maung di rancang untuk mencetak lulusan unggul di bidang sains, teknologi, vokasi, hingga kompetensi global. Program ini juga menanamkan pendidikan karakter yang tetap berpijak pada budaya Jawa Barat.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Apresiasi Sikap Anak-Anak Papua, Nilai Kejujuran dan Kesederhanaan Jadi Teladan

Lulusan Sekolah Maung di sebut sebagai “Manusa Waluya”, yaitu sosok yang memiliki keseimbangan intelektual, sosial, emosional, fisik, dan spiritual.

Program ini mengusung nilai utama Gapura Pancawaluya, yaitu:

  • Cageur (sehat)
  • Bageur (baik)
  • Bener (jujur dan benar)
  • Pinter (cerdas)
  • Singer (kreatif dan tangkas)

Pemprov Jawa Barat berharap konsep tersebut mampu melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Syarat Masuk Lebih Ketat

Sekolah Maung menerapkan seleksi lebih ketat di banding sekolah reguler. Jalur Potensi Akademik untuk SMA Maung mensyaratkan IQ minimal 130 berdasarkan tes skala Wechsler.

Peserta wajib melampirkan hasil tes dari psikolog yang terdaftar di HIMPSI atau lembaga psikotes perguruan tinggi terakreditasi.

Melalui tes tersebut, Pemprov Jawa Barat ingin memastikan calon siswa memiliki kemampuan akademik yang sesuai dengan standar Program Sekolah Maung.

Untuk jalur akademik, siswa wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85 dari semester 1 hingga 5. Sementara jalur non-akademik menetapkan nilai rata-rata minimal 80.

Baca Juga :  Menteri UMKM Wajibkan Pelaku Usaha Masuk Sapa UMKM untuk Akses Pembiayaan dan Legalitas

Jalur Seleksi Sekolah Maung

Sekolah Maung menyediakan beberapa jalur penerimaan dengan kuota berbeda, yaitu:

  • Jalur Potensi Akademik: 10 persen
  • Jalur Kompetensi Akademik: 70 persen
    • 50 persen berdasarkan nilai rapor dan TKA
    • 20 persen berdasarkan prestasi akademik atau kejuaraan
  • Jalur Kompetensi Non-Akademik: 20 persen

Jalur non-akademik terbuka bagi siswa berprestasi di bidang seni, olahraga, pramuka, paskibra, hingga kepemimpinan seperti Ketua OSIS.

Daftar Sekolah Maung di Jawa Barat

Beberapa sekolah yang masuk program Sekolah Maung antara lain:

  • SMAN 1 Bogor
  • SMAN 1 Depok
  • SMAN 1 Bekasi
  • SMAN 3 Bandung
  • SMAN 5 Bandung
  • SMAN 2 Cirebon
  • SMKN 1 Cibinong
  • SMKN 3 Bogor
  • SMKN 1 Cimahi
  • SMKN 2 Tasikmalaya

Dengan cakupan wilayah yang luas tersebut, Pemprov Jawa Barat berharap Program Sekolah Maung dapat memberikan akses pendidikan unggulan yang lebih merata bagi siswa berprestasi di berbagai daerah. (j/*)

Berita Terkait

Listrik PLN 24 Jam di Noemuke Bawa Perubahan Besar, Apa yang Kini Dirasakan 149 Keluarga?
Dedi Mulyadi Serahkan Bonus ke Persib Bandung Rp1 Miliar dari Dana Pribadi
KA Sangkuriang Ketapang-Bandung Dorong Wisata Bandung dan Banyuwangi
Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Minat Siswa Masuk Sekolah Swasta
Warga Jakarta Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Denda hingga Agustus 2026
Dedi Mulyadi Apresiasi Sikap Anak-Anak Papua, Nilai Kejujuran dan Kesederhanaan Jadi Teladan
IIMS Surabaya 2026 Cetak Rekor Kunjungan, Lebih dari 36 Ribu Pengunjung Hadiri Pameran Otomotif
Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Konservasi di Papua Barat, Satukan Pendidikan, Sains, dan Kearifan Lokal
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Listrik PLN 24 Jam di Noemuke Bawa Perubahan Besar, Apa yang Kini Dirasakan 149 Keluarga?

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dedi Mulyadi Serahkan Bonus ke Persib Bandung Rp1 Miliar dari Dana Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:42 WIB

KA Sangkuriang Ketapang-Bandung Dorong Wisata Bandung dan Banyuwangi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Minat Siswa Masuk Sekolah Swasta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

Warga Jakarta Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Denda hingga Agustus 2026

Berita Terbaru

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak, Kebersamaannya dengan Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan (foto: @mom_ayting92_)

Showbiz

Kevin Gusnadi Hadir di Momen Spesial Ayah Rozak

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:00 WIB

Pemesanan Tiket Konser BTS Setelah Kembali Bersama Menjadi Momen yang Paling Dinantikan Penggemar (foto: t2online)

Showbiz

Tiket BTS Jakarta Dibuka, Siap Mendapatkan Kursi Impian

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:00 WIB