Pelatihan Tenaga Kerja Lokal Jadi Fokus Kemnaker dan IWIP, 80 Persen Peserta Magang Dialokasikan ke Industri

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Presiden Direktur PT IWIP Kevin He menandatangani nota kesepahaman pengembangan kompetensi SDM lokal di Halmahera Tengah, Maluku Utara (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Presiden Direktur PT IWIP Kevin He menandatangani nota kesepahaman pengembangan kompetensi SDM lokal di Halmahera Tengah, Maluku Utara (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sisipublik.com – Pelatihan tenaga kerja lokal menjadi salah satu fokus kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk memperluas kesempatan masyarakat Maluku Utara memasuki sektor industri pengolahan logam. Kolaborasi ini juga membuka akses pendidikan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga pengalaman kerja langsung di kawasan industri.

Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (2/11/2026). Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Presiden Direktur PT IWIP Kevin He mewakili masing-masing lembaga dalam penandatanganan kerja sama yang berlaku selama dua tahun, yakni 2026–2028.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, pelatihan tenaga kerja lokal harus berjalan seiring dengan pertumbuhan investasi industri. Menurutnya, ekspansi industri pengolahan logam berat perlu membuka ruang bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh kesempatan kerja.

“Prinsip kita tegas, industri harus maju, dan pekerja harus sejahtera. Dua hal ini tidak boleh dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujar Yassierli.

Kemnaker Dorong Peta Jalan Kebutuhan Tenaga Kerja Lima Tahun

Untuk menghubungkan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan tenaga kerja daerah, Kemnaker mendorong PT IWIP menyusun peta jalan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk lima tahun mendatang.

Baca Juga :  Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Perencanaan tersebut mencakup kebutuhan tenaga kerja secara berjenjang, mulai dari operator, supervisor, hingga insinyur muda. Dengan demikian, perusahaan dapat memetakan kebutuhan kompetensi sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal sesuai perkembangan operasional industri.

Selain itu, Kemnaker mendorong perusahaan membatasi penggunaan tenaga kerja asing (TKA) pada posisi teknis khusus yang memang membutuhkan keahlian tertentu. Perusahaan juga perlu memastikan setiap penempatan TKA menyertakan proses alih pengetahuan atau transfer of knowledge kepada tenaga kerja Indonesia.

Yassierli berharap PT IWIP dapat mengembangkan kawasan industri yang terintegrasi dengan pendidikan dan pelatihan.

“Cita-cita kita adalah menjadikan PT IWIP sebagai benchmark Integrated Talent Engine in Indonesia, yakni sebuah kawasan industri yang mampu menarik ekosistem pelatihan dan pendidikan secara mandiri dan terintegrasi,” kata Yassierli.

Pelatihan Gratis dan Beasiswa untuk Masyarakat Maluku Utara

Untuk mendukung peningkatan kompetensi masyarakat, Kemnaker menyiapkan sejumlah program pengembangan SDM melalui integrasi pelatihan kerja dan pendidikan vokasi.

Program tersebut mencakup alokasi kuota pelatihan vokasi serta sertifikasi kompetensi gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Selain itu, Kemnaker menyediakan beasiswa penuh di Politeknik Ketenagakerjaan bagi putra-putri daerah Maluku Utara.

Langkah tersebut membuka jalur pengembangan keterampilan melalui pendidikan formal maupun pelatihan berbasis kebutuhan industri. Dengan bekal kompetensi yang sesuai, masyarakat lokal diharapkan memiliki peluang lebih luas untuk mengisi berbagai posisi pekerjaan.

Baca Juga :  SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Kemnaker dan PT IWIP juga memasukkan kelompok penyandang disabilitas dalam cakupan program pelatihan. Kebijakan ini memperluas akses pengembangan keterampilan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan memasuki dunia kerja.

80 Persen Peserta Magang Nasional Masuk Kawasan IWIP

Selain pendidikan dan sertifikasi, kerja sama ini memberikan perhatian pada pengalaman kerja melalui Program Magang Nasional.

Kemnaker mengalokasikan 80 persen peserta Program Magang Nasional untuk menjalani kegiatan magang secara langsung di kawasan industri PT IWIP. Penempatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkenalkan peserta pada kebutuhan dan lingkungan kerja industri pengolahan logam.

Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat mengenal proses kerja industri sekaligus mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.

Yassierli berharap kolaborasi ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kerja industri, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Halmahera Tengah dan wilayah sekitarnya.

“Melalui kolaborasi Kemnaker dan PT IWIP diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kemajuan industri nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah dan sekitarnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Buku Wajah Baru Haji Indonesia Rekam Transformasi Layanan Jemaah pada 2026
Keselamatan Angkutan Nataru 2026/2027 Jadi Fokus Kemenhub Antisipasi Cuaca Ekstrem
Layanan ATR/BPN Dekat Permudah Warga Konsultasi Tanah Tanpa ke Kantor Pertanahan
Kadin Dorong Keterlibatan Swasta dalam Program Pencetak Pemimpin Masa Depan
Verifikasi Kawasan Hutan di Jabar, Kemenhut Petakan Potensi Jasa Lingkungan Berkelanjutan
Transformasi Perpustakaan Kemenkeu Dorong Digitalisasi dan Pelestarian Pengetahuan
Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel, Keluarga Rentan Jadi Sasaran
IYS 2026 Dorong Anak Muda Terlibat Mencari Solusi bagi Masa Depan Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:00 WIB

Buku Wajah Baru Haji Indonesia Rekam Transformasi Layanan Jemaah pada 2026

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Keselamatan Angkutan Nataru 2026/2027 Jadi Fokus Kemenhub Antisipasi Cuaca Ekstrem

Selasa, 3 November 2026 - 10:00 WIB

Pelatihan Tenaga Kerja Lokal Jadi Fokus Kemnaker dan IWIP, 80 Persen Peserta Magang Dialokasikan ke Industri

Senin, 2 November 2026 - 06:00 WIB

Kadin Dorong Keterlibatan Swasta dalam Program Pencetak Pemimpin Masa Depan

Minggu, 1 November 2026 - 09:00 WIB

Verifikasi Kawasan Hutan di Jabar, Kemenhut Petakan Potensi Jasa Lingkungan Berkelanjutan

Berita Terbaru