Sebanyak 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Langsung Dapat Tawaran Kerja

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Langsung Dapat Tawaran Kerja (foto:detik)

Sebanyak 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Langsung Dapat Tawaran Kerja (foto:detik)

Sisipublik.com – Sebanyak 35 persen alumni Program Magang Nasional batch pertama berhasil menerima tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka menjalani magang. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan program magang memberi peluang lebih cepat bagi generasi muda untuk masuk ke dunia kerja.

 “Angka ini memperlihatkan bahwa magang membuka akses yang lebih luas dan lebih cepat bagi anak muda untuk mendapatkan pekerjaan,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (26/5/2026).

Melihat hasil tersebut, pemerintah menargetkan jumlah peserta mencapai 150 ribu orang. Jumlah itu naik dibanding target sebelumnya yang berada di angka 100 ribu peserta.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Pecahan 1 Gram Kini Dibanderol Rp 2,773 Juta

Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan sejumlah tahapan bersama perusahaan mitra untuk mengejar target tersebut. Prosesnya mencakup pembukaan lowongan, verifikasi peserta, hingga seleksi administrasi dan tes daring sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.

Tahap pertama program magang tahun 2026 dijadwalkan mulai pada Juli mendatang. Pemerintah membidik sekitar 50 ribu peserta di tahap awal, lalu melanjutkannya secara bertahap hingga memenuhi target nasional.

Yassierli juga mengajak para lulusan baru dan fresh graduate memanfaatkan program ini sebagai langkah awal membangun karier.

Menurut dia, magang bukan hanya memberi pengalaman kerja langsung di perusahaan, tetapi juga membantu peserta memahami budaya kerja, menambah keterampilan, dan memperluas wawasan profesional sebelum masuk ke dunia industri.

Baca Juga :  Pelatihan Kerja Sukabumi Siapkan 1.600 Peserta, 11 Jenis Keterampilan Dibuka

Program Magang Nasional batch 1 dan batch 2 sejauh ini sudah menjangkau sekitar 76 ribu peserta. Dari jumlah tersebut, sekitar 14 ribu peserta berasal dari batch pertama, sementara batch kedua mencatat sekitar 62 ribu peserta.

Tingginya angka partisipasi menunjukkan minat generasi muda terhadap pengalaman kerja langsung di lingkungan industri terus meningkat.

Yassierli menilai program ini memberi manfaat ganda. Selain mengenalkan sistem kerja di perusahaan, peserta juga punya kesempatan membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. (j/*)

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Serap 97 Ribu Pekerja Lokal, Akses Pendidikan Diperluas di 32 Provinsi
Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan Katadata Angkat Teladan Habibie, Gus Dur, dan William Soeryadjaya
Penerbangan Langsung Umrah Jadi Prioritas, Kemenhaj Soroti Keamanan dan Ekonomi Nasional
Pasokan Gas Industri Jadi Prioritas, Bahlil Pangkas Ekspor ke Singapura 8 Persen
Storage Minyak Mentah Jadi Strategi Pemerintah Pangkas Jalur Impor Energi
Taman Anak Sejahtera Surakarta Pantau Tumbuh Kembang Anak dan Bantu Orang Tua Bekerja
MagangHub Batch 3: Kemnaker Perluas Peluang Magang lewat Kemitraan Perusahaan
Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Kompetensi Pekerja Menuju Indonesia Emas 2045
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sekolah Rakyat Serap 97 Ribu Pekerja Lokal, Akses Pendidikan Diperluas di 32 Provinsi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan Katadata Angkat Teladan Habibie, Gus Dur, dan William Soeryadjaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penerbangan Langsung Umrah Jadi Prioritas, Kemenhaj Soroti Keamanan dan Ekonomi Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pasokan Gas Industri Jadi Prioritas, Bahlil Pangkas Ekspor ke Singapura 8 Persen

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Storage Minyak Mentah Jadi Strategi Pemerintah Pangkas Jalur Impor Energi

Berita Terbaru