Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Dorong Ekonomi Nasional yang Lebih Merata dan Berpihak pada Rakyat

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Dorong Ekonomi Nasional yang Lebih Merata dan Berpihak pada Rakyat (foto: setpres)

Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Dorong Ekonomi Nasional yang Lebih Merata dan Berpihak pada Rakyat (foto: setpres)

Sisipublik.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026), Ia menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam pembangunan nasional dan dalam penguatan sistem ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi simbol atau bagian dari sejarah bangsa. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu hadir dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan.

Baca Juga :  Data Antrean Haji Dipadankan, Kemenhaj Pastikan Nomor Porsi Jemaah Tetap

Ia mengakui perekonomian Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa dekade terakhir. Namun, pemerintah juga berupaya agar hasil pembangunan dapat di rasakan lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Presiden juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Indonesia, mulai dari mineral strategis hingga sektor pertanian dan pangan. Menurutnya, kekayaan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kesejahteraan nasional.

Baca Juga :  Ketahanan Siber Tak Lagi Sekadar Urusan Teknologi, Menteri PANRB Tekankan Integritas Talenta Digital

Pemerintah berkomitmen mendorong transformasi ekonomi nasional yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dengan fokus pada pemerataan, kemandirian, dan kesejahteraan rakyat.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. (j/*)

Berita Terkait

Swasembada Pangan Jadi Penyangga Indonesia saat Krisis Global, Cadangan Beras Tembus 4,56 Juta Ton
Prabowo Benahi BUMN, Pemerintah Prioritaskan Perusahaan Produktif dan Aset Negara
Manajemen Risiko ATR/BPN Jadi Kunci Percepat Layanan Pertanahan yang Aman
Kesejahteraan Keuangan Keluarga Jadi Fokus Baru, Prabowo Resmikan DNKK
Pencegahan Kekerasan di Pesantren Jadi Fokus Pelatihan Musyrif dan Musyrifah
Meutia Hatta Tekankan Perlindungan Anak dan Pendampingan Pasangan untuk Perkuat Keluarga
Sinergi SI, Baznas, dan MES Perluas Akses Modal bagi Pengusaha Muslim
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Prioritaskan Istithaah Kesehatan dan Kesiapan Dokumen
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Swasembada Pangan Jadi Penyangga Indonesia saat Krisis Global, Cadangan Beras Tembus 4,56 Juta Ton

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Benahi BUMN, Pemerintah Prioritaskan Perusahaan Produktif dan Aset Negara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Manajemen Risiko ATR/BPN Jadi Kunci Percepat Layanan Pertanahan yang Aman

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kesejahteraan Keuangan Keluarga Jadi Fokus Baru, Prabowo Resmikan DNKK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Meutia Hatta Tekankan Perlindungan Anak dan Pendampingan Pasangan untuk Perkuat Keluarga

Berita Terbaru