SIGAP Kemenhaj Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah, Penanganan Aduan Dipantau Real-Time

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Gunawan dalam acara Sosialisasi Regulasi Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Umrah, di Kota Batu

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Gunawan dalam acara Sosialisasi Regulasi Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Umrah, di Kota Batu

Sisipublik.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan aplikasi SIGAP untuk memperkuat pengawasan penyelenggaraan haji dan umrah sekaligus mempercepat penanganan laporan masyarakat. Melalui sistem digital ini, pemerintah menargetkan proses pengaduan terkait dugaan penyimpangan hingga praktik mafia haji dan umrah berjalan lebih transparan dan terukur.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PPHU), Achmad Gunawan, mengatakan SIGAP (Sistem Informasi Pengaduan) akan mengintegrasikan pengelolaan laporan dari tingkat pusat hingga daerah. Sistem tersebut juga memungkinkan sejumlah petugas dengan kewenangan berbeda mengakses dan menindaklanjuti laporan melalui satu platform.

SIGAP Kemenhaj dirancang untuk mendukung koordinasi pengawasan di seluruh Indonesia, termasuk melalui keterlibatan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah di tingkat provinsi.

“Kami mencoba menyiapkan satu aplikasi atau sistem yang lebih mudah dan bisa lebih multi-akun untuk sama-sama kita gunakan dari Sabang sampai Merauke di seluruh Indonesia,” ujar Gunawan dalam Sosialisasi Regulasi Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Umrah di Kota Batu, Jumat (6/11/2026).

SIGAP Kemenhaj Atur Alur Pengaduan Lebih Terukur

Gunawan menjelaskan, pengembangan aplikasi SIGAP memiliki empat sasaran utama. Pertama, meningkatkan kelengkapan dan ketertiban dokumentasi. Kedua, memperjelas alur penanganan setiap laporan agar petugas dapat menelusuri perkembangannya.

Baca Juga :  Penerbangan Langsung Umrah Jadi Prioritas, Kemenhaj Soroti Keamanan dan Ekonomi Nasional

Selanjutnya, sistem tersebut harus menjamin akuntabilitas petugas sekaligus memberikan kendali terhadap seluruh tahapan penanganan kasus.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemenhaj menyiapkan mekanisme penanganan laporan secara bertahap. Petugas akan menerima laporan, melakukan verifikasi, meminta klarifikasi, menganalisis permasalahan, kemudian menempuh proses mediasi apabila diperlukan.

Dengan alur tersebut, pelapor dan petugas dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan penanganan suatu kasus.

“Kami akan bisa memberikan kepastian pada prosesnya. Setelah laporan diterima, kemudian diverifikasi, diklarifikasi, dianalisis, dan kemudian dimediasi, nanti akan lebih jelas melalui aplikasi tersebut,” jelas Gunawan.

Data Pengaduan Bisa Dipantau Berdasarkan Wilayah

Selain menata administrasi pengaduan, Kemenhaj juga merancang SIGAP agar mampu menampilkan perkembangan penanganan kasus secara real-time.

Melalui fitur tersebut, jajaran kementerian nantinya dapat memantau jumlah kasus yang sudah ditangani berdasarkan wilayah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Pembaruan data akan mengikuti informasi yang petugas masukkan ke dalam sistem.

“Melalui aplikasi ini nantinya bisa diketahui secara real-time berapa kasus yang sudah ditangani, baik per provinsi maupun per kabupaten dan kota. Begitu data diinput, maka metadatanya akan berubah,” ungkap Gunawan.

Baca Juga :  Nuzran Joher Ketua Ombudsman RI, DPR RI Resmi Tetapkan Masa Jabatan 2026–2031

Kemampuan pemantauan tersebut diharapkan membantu Kemenhaj mengidentifikasi perkembangan pengaduan sekaligus menjaga konsistensi pelayanan di berbagai daerah.

Pengawasan Umrah di Bandara Mulai Diarahkan ke Sistem Digital

Kemenhaj juga merencanakan pemanfaatan SIGAP untuk mendukung pengawasan penyelenggaraan ibadah umrah di bandara keberangkatan jemaah.

Penggunaan platform digital ini diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap dokumen berbasis kertas atau menciptakan proses pengawasan yang lebih paperless. Pemanfaatannya mencakup kegiatan pengawasan di Indonesia maupun Arab Saudi.

Selain menyederhanakan administrasi, integrasi data dalam satu sistem diharapkan memangkas tahapan birokrasi yang selama ini dapat memperlambat penanganan laporan.

Namun, efektivitas aplikasi tersebut nantinya bergantung pada kesiapan infrastruktur, ketepatan petugas dalam memasukkan data, serta konsistensi tindak lanjut setiap pengaduan.

Kemenhaj berharap SIGAP dapat memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai persoalan penyelenggaraan haji dan umrah.

“Dengan aplikasi SIGAP ini, diharapkan proses penanganan kasus dapat berjalan lebih cepat,” pungkas Gunawan.

Berita Terkait

Waste Station Banyumas Ubah Sampah Terpilah Menjadi Saldo Digital Warga
Ekonomi Sirkular Berpotensi Ciptakan 4,4 Juta Pekerjaan, Menaker Soroti Kesiapan SDM
Perhatian Keluarga Prajurit Gugur Jadi Prioritas Pemerintah Usai Tragedi Karhutla Kalteng
WFA Jadi Strategi Kemenhub Tekan Kepadatan Mobilitas Saat Libur Nataru 2026/2027
Pengawasan Umrah Sepanjang Tahun Disiapkan, Kemenhaj Bidik Bandara Keberangkatan Utama
Mentan Amran Siapkan Skema Cadangan Jagung, Peternak Bisa Akses Pasokan Saat Paceklik
PM-AAS Grobogan Tembus 3.500 Hektare, Kementan Uji Target Panen 11 Ton per Hektare
Agen Perlinsos Digital Libatkan 18 Juta Keluarga, Gus Ipul Tegaskan Sistem yang Menentukan Penerima Bansos
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:29 WIB

Waste Station Banyumas Ubah Sampah Terpilah Menjadi Saldo Digital Warga

Minggu, 8 November 2026 - 06:04 WIB

Ekonomi Sirkular Berpotensi Ciptakan 4,4 Juta Pekerjaan, Menaker Soroti Kesiapan SDM

Sabtu, 7 November 2026 - 09:00 WIB

SIGAP Kemenhaj Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah, Penanganan Aduan Dipantau Real-Time

Jumat, 6 November 2026 - 16:00 WIB

WFA Jadi Strategi Kemenhub Tekan Kepadatan Mobilitas Saat Libur Nataru 2026/2027

Jumat, 6 November 2026 - 09:00 WIB

Pengawasan Umrah Sepanjang Tahun Disiapkan, Kemenhaj Bidik Bandara Keberangkatan Utama

Berita Terbaru